Suluk .:. Bayangan Sekeping Cermin…™

Sunday, February 17, 2008

‘Guru Sejati dan Muridnya’ Sudah Diluncurkan

cover guru sejati

“Bawa Muhaiyaddeen tidak mendidik muridnya untuk menjadi Islamolog maupun pengkaji tasawuf yang hafal pelbagai istilah rumit, dan menjadikan para muridnya menang dalam setiap perdebatan ilmiah. Yang Bawa lakukan adalah mendidik para muridnya untuk hidup dan ‘bernafas’ dalam teori-teori tersebut sehingga esensinya mampu ditangkap oleh murid-muridnya.”

BERIKUT kutipan ‘Visi Buku Ini’ dari Pustaka Prabajati, sebagaimana tertulis dalam bukunya:

“…Buku ini langka karena di masa ini cukup sulit bagi kita untuk mendapatkan literatur konkrit tentang cara seorang Mursyid sejati dalam memberikan bimbingan kepada para muridnya, dengan muatan yang mampu menggambarkan interaksi mereka dengan baik. Umumnya literatur yang tersedia dalam mengulas hal tersebut, biasanya ada dalam konteks masa Islam klasik, dengan gaya bahasa maupun istilah yang tidak mudah dipahami oleh pembaca umum. Kadang bimbingannya ditulis dalam bentuk hikayat. Selain itu, karena perbedaan masa yang terpaut jauh dengan masa kita sekarang, biasanya buku-buku tersebut memerlukan interpretasi yang lebih dalam lagi untuk bisa diturunkan dalam level kehidupan kita sehari-hari di masa kini.

Ketiadaan hal-hal tersebut justru menjadikan buku ini unik karena tidak ada pembicaraan mengenai teori dan dalil. Buku ini juga tidak membicarakan siksa yang harus Anda terima kelak bila tidak melakukan ini dan itu, juga tidak membicarakan kisah para sufi di masa lalu yang tampak tidak lazim, yang sulit kita hubungkan dengan kehidupan di masa kita sekarang.

Buku ini merupakan rekaman interaksi dan bimbingan seorang Mursyid sejati yang memberikan pengajaran kepada murid-muridnya di abad ke-20, tidak jauh dari masa kita sekarang. Murid-muridnya pun terdiri dari kalangan bangsa Amerika dan Eropa, yang sedikit banyak mempunyai pola pikir dan pola budaya yang masih memiliki sekian kadar kesamaan dengan kita, sehingga mudah untuk ditempatkan dalam konteks kehidupan kita sekarang. Bahasa yang disampaikan adalah bahasa nasihat, sebuah rekaman dialog seorang guru kepada murid-muridnya di dalam sebuah forum kecil.

Bakat yang paling istimewa dari seorang Bawa Muhaiyaddeen adalah kemampuannya untuk memudahkan murid-muridnya dalam memahami esensi. Konsep-konsep spiritual yang beliau sampaikan, sebenarnya adalah konsep yang rumit dan sangat dalam jika disampaikan dalam istilah maupun bahasa sufisme klasik. Akan tetapi, beliau mampu menyempaikannya dengan bahasa yang lugas dan amat sederhana, disertai contoh dan kisah yang teramat mudah dipahami. Sedemikian sederhana dan mudahnya, hingga semua bahasan mendalam dan teoretik dari para sufi klasik itu menjelma menjadi seakan-akan hanyalah sebuah nasihat biasa. Padahal, esensi yang beliau sampaikan dibandingkan dengan esensi yang diajarkan para sufi klasik melalui pembahasan yang tampak rumit, sebenarnya adalah sama.

Bawa Muhaiyaddeen tidak mendidik muridnya untuk menjadi Islamolog maupun pengkaji tasawuf yang hafal pelbagai istilah rumit, dan menjadikan para muridnya menang dalam setiap perdebatan ilmiah. Yang Bawa lakukan adalah mendidik para muridnya untuk hidup dan ‘bernafas’ dalam teori-teori tersebut sehingga esensinya mampu ditangkap oleh murid-muridnya. Kami kira, analogi yang baik untuk Beliau adalah, ia tidak mengajarkan teori tentang laut kepada ikan-ikan. Ia mengajarkan ikan-ikan untuk hidup dengan benar di dalam laut, dengan tetap membawa jati dirinya masing-masing.

Hal yang luar biasa, adalah fakta bahwa beliau seorang muslim buta huruf sederhana, yang melewatkan sebagian besar hidupnya di dalam hutan-hutan di Sri Lanka. Akan tetapi kedalaman ilmunya membuatnya kemudian dikenal masyarakat di Amerika sehingga Beliau dibawa ke negeri mereka untuk menjadi pembimbingnya di sana. Sangat menarik melihat murid-muridnya—yang sebagian besar merupakan masyarakat kulit putih dengan tingkat pendidikan yang tinggi—menerima pengajaran dari seorang yang biasa hidup bersahaja di pedalaman hutan Sri Lanka. …”

: : : : : : : :

Buat sahabat-sahabat yang dari dulu (banget) menanyakan kenapa buku ini nggak beredar di toko buku dan terus mencoba mendapatkannya, well, sekarang sudah ada penerbit yang menerbitkan buku ini.

Kalo dulu memang kami terikat perjanjian dengan Bawa Muhaiyaddeen Fellowship untuk hanya mengedarkan buku ini di kalangan internal pengajian saja, sebagai bahan bacaan wajib para salik. Sekarang, monggo… sudah dapet ijin. Insya Allah segera beredar di toko buku resmi. Sejauh ini sudah ada di jaringan toko buku Toga Mas dan Gramedia.

Tapi buat yang masih ‘ingin lebih segera lagi’ dapetinnya (like, di komen-komen disini) termasuk teman-teman dari Malaysia, maupun sahabat-sahabat di luar, bisa pesen lewat pos atau kurir di Pak Apuy Sobari (+62-856-240-67-250), pemilik Toko Buku Sobari. Tulisan back cover buku itu pun ada di sana. Kalo kata pengantar penerjemahnya, ada di sini.

Oh ya, Untuk Jakarta dan sekitarnya, boleh juga menghubungi Bapak Avan (0812-902-3152), atau surat elektronik ke avannoer |at| gmail |dot| com.

Jangan pesen ke saya ya, karena saya sendiri cuma nerjemahin, gak jualan. ;) Komen? di sini.

«« Previous Post
'Balap Kelereng'
       
 

 

31 Comments - (Give Comment) »

  1. Alhamdulillah. Akhirnya salah satu buku official Sheikh Bawa Muhaiyaddeen ral. hadir di Indonesia. Semoga buku ini menambah khazanah bagi mereka yang merindukan dan mencari Kesejatian Diri.

    “Kepada mereka semua yang mengatakan mereka percaya kepada Tuhan, tolong sadari dengan iman bahwa Tuhan mendengarkan segala perkataan yang kau ucapkan. Tuhan mengetahui segala pikiranmu. Menyadari hal ini, berbicaralah dengan benar dan hanya bertindak dengan sifat-sifat kasih sayang Tuhan, belas kasih, adil, sabar, dan menyadari sepenuhnya bahwa setiap kehidupan sama pentingnya dengan hidupmu.” -Bawa Muhaiyaddeen

    Ya Allah, bimbing kami dalam mengenal-Mu dan mencintai-Mu. amin

    Comment #1242 by dimas — Tuesday, February 19, 2008 @ 22:19

  2. Nomor telponnya Pak Avan nggak bisa dihubungi tu, mungkin keliru?

    Comment #1249 by fade — Wednesday, February 20, 2008 @ 10:21

  3. Boleh tahu sisilah nya?
    apakah sampai ke Rasullulah SAW?
    misalkan Bawa berguru ke siapa, lantas gurunya siapa,.. dst
    apakah sampai kepada Rasulullah? :roll:

    Comment #1250 by adjie — Wednesday, February 20, 2008 @ 11:02

  4. Oh, ya benar. Bapak Avan 0812-902-3152.

    Silsiah? Kalau tidak salah, Bawa adalah seorang Uwaysiyyah.

    Comment #1251 by Herry — Wednesday, February 20, 2008 @ 11:25

  5. wah harus nyiapin budget nih…
    boleh tau harga bukunya kang herry?
    btw, kegiatan milis apa ya kang?

    Comment #1252 by arnol — Wednesday, February 20, 2008 @ 12:07

  6. Alhamdulillah, saya udah punya buku ini….
    kayaknya harus punya, karena ga akan bosan2 untuk membacanya walaupun udah tamat.

    Makasih bang herry…kapan ya saya bisa dapat tanda tangannya???

    Comment #1266 by yyuana — Wednesday, February 27, 2008 @ 13:49

  7. Mursyid itu seorang pemberi pertunjuk.
    Penerima Pertunjuk sebenar itu aqal.
    Aqal mendapat pertunjuk dari hati.
    Hati mendapat pertunjuk dari Nyawa.
    Nyawa itu dari Rahsianya.
    Rahasia itu dari Qur’an nur Kariim.
    Ilmu itu rahsia kalamallah.
    Salam.

    Comment #1268 by Sidi Om — Wednesday, February 27, 2008 @ 20:11

  8. saya sudah membeli buku GURU SEJATI & MURIDNYA terjemahan pak herry..buku yang bagus…semoga kegelisahan2 saya selama ini mengantarkan saya pada kesejatian…sejujurnya,beberapa hari yg lalu saya dibuat kesal oleh seorang teman yg mengatakan “”mumpung belum kiamat lho..”"” hanya karena saya tidak ikut taklim manapun yg dia tawarkan… :sad: menurut pak herry saya harus bersikap bagaimana ya?? o,y, saya seorang perempuan pak :cry: :cry: :cry: :cry: :cry:

    Comment #1271 by herasamo — Friday, February 29, 2008 @ 18:05

  9. “Banyak baca jadi banyak lupa..sedikit Baca sedikit juga lupanya”

    “Semakin banyak buku yang dibaca dan semakin gw ngga menjadi diri Gw sendiri”

    Keep Rockin
    :twisted:

    Comment #1278 by Gnome Adit — Saturday, March 1, 2008 @ 21:20

  10. As salamu’alaikum

    Mas Herry, saya mengucapkan terima kasih atas segala jerih payah mas herry dalam menerjemahkan buku ini. Jangankan membaca isinya melihat sampulnya saja sudah menciptakan rasa ‘rindu’ di dalam hati. When I look at the cover, a mysterious feeling emerged “I miss my home”.

    Semoga Allah Swt selalu menjaga mas Herry dan Keluarga. amin
    Dan kepada Sheikh Bawa Muhaiyaddeen, semoga Allah Swt mensucikan jiwanya. amin

    Comment #1285 by dimas — Sunday, March 2, 2008 @ 22:26

  11. assalamu’alaikum
    siapa yang bisa menolongku dari kejahatan diriku?

    Comment #1286 by yudhi — Monday, March 3, 2008 @ 10:07

  12. guru sejati membebaskan tidak membelenggu :lol:
    salam kenal Mas Herry, kunjungi dong blog saya :mrgreen:

    Comment #1288 by tomy — Monday, March 3, 2008 @ 10:42

  13. Ass. wr.wb

    Mas Herry, saya bisa minta tolong….(please…)

    Saya sangat ingin membaca “Come to the secret garden” nya Bawa Muhaiyaddeen, utk mengobati rasa rindu….

    Seingat saya, teman2 di Paramartha banyak yang punya copy-annya. Apa saya bisa minta tolong di-kopi-in?? Ntar saya bayar dulu deh biayanya. Bisa yaa….Coz di surabay sini, saya tidak nemuin hal2 seperti itu….Makasih banyak sebelumnya

    Rahayu

    Comment #1324 by rahayu — Monday, March 17, 2008 @ 16:20

  14. ass wr wb
    salam kenal mas herry

    saya sudah baca terjemahan mas,meskipun ada kesalahan teknis pada bab kata pengantar (halamannya terbalik) tapi tetap asyik dibaca koq

    sebelum baca buku terjemahan tersebut, saya baca buku Last Barrier-nya Reshad Feild. Saya liat ada benang merah kedua buku tersebut, yakni mengenai tidak bolehnya ada kebimbang raguan bagi murid terhadap guru sejatinya.Sang guru akan membakar tumpukan kapas yang dibawa murid dengan percikan api kebenaran yang dibawa Sang Guru Sejati.

    Namun, kalau saya boleh tanya sama mas Herry,bagaimana kita bisa tahu bahwa yang kita hadapi ini adalah Guru Sejati,bukan guru biasa,apalagi guru palsu. Saya sekarang belum dipertemukan dengan Guru Sejati,namun dalam hati saya ada keyakinan bahwa untuk mendapatkan kebenaran, harus dibimbing guru sejati.Namun besarnya keyakinan saya akan guru sejati sama besar dengan keraguan saya bagaimana menentukan bahwa seseorang itu Guru Sejati.

    Kembali saya berpikir,apakah mungkin murid Lia Eden, Ahmad Moshadeq, menganggap mereka adalah guru sejati, dan penentangan kepada mereka akan direspons oleh pengikutnya sebagai ujian atas keyakinan terhadap Guru Sejatinya,sementara masyhur ulama memvonis mereka adalah sesat.

    tolong pencerahannya ya mas
    terima kasih sebelumnya
    wasalam

    Comment #1325 by purnomo — Monday, March 17, 2008 @ 17:39

  15. Ass wr wb
    mas Herry,terima kasih atas pencerahannya
    saya sedikit menemukan jawaban dari postingan mas yang lain
    wasalam

    Comment #1326 by purnomo — Tuesday, March 18, 2008 @ 08:36

  16. @ rahayu:

    Saya nggak tau siapa saja yang punya buku itu. Pernah pinjam sekali karena berniat menerjemahkan beberapa kisah dari sana, tapi buku asli. Mosok saya kopi buku itu dan saya tawarkan disini? Itu jelas-jelas mbajak namanya :roll: :smile:

    Bukannya terjemahannya sudah ada di toko buku? Kalo gak salah terbitan mizan. Hardcover, beberapa edisi.

    Comment #1328 by Herry — Tuesday, March 18, 2008 @ 09:50

  17. @ Purnomo:

    Jika di buku itu ada salah cetak atau halaman terbalik, monggo ditukarkan saja dengan yang tidak salah cetak, ke tempat belinya.

    @ Purnomo lagi:

    terima kasih kembali. Di artikel yang mana ya, jawabannya ketemu?

    Comment #1329 by Herry — Tuesday, March 18, 2008 @ 09:55

  18. buat sahabat sahabat yang di makassar yang ingin memiliki buku tersebut silahkan kontak kajian bina qalbu makassar kontak person pak salim 0811444723

    Comment #1330 by adjipamungkas — Tuesday, March 18, 2008 @ 10:03

  19. nggak usah saya kembalikan aja koq mas,sudah terlanjur dicorat-coret,anggap aja limited edition :wink:
    saya menmukan jawabannya di artikel mas yang ini
    jatuh-cinta-dan-ad-diin-sebuah-artikel-mengenai-sufisme

    Comment #1333 by purnomo — Tuesday, March 18, 2008 @ 14:47

  20. :roll: dengar dengar..kabar bakal ada buku tentang suluk lagi yang bakal terbit …dari pustaka prabajati…buat para “pencari” siapkan :? :…apa yang perlu di siapkan :mrgreen:

    Comment #1349 by adjipamungkas — Sunday, March 23, 2008 @ 23:13

  21. Assalamu ‘alaikum Mas Herry,

    Salam silaturrahim sebelumnya. Apakah buku ini masih bisa didapatkan di toko buku Gramedia untuk saat ini?

    Terima kasih atas penjelasannya :smile:

    Wassalam

    Comment #1426 by Rozy — Monday, April 14, 2008 @ 18:17

  22. wa alaikum salaam wr wb

    kalau di Bandung sih, di gramedia ada. Toga Mas juga ada. Di jakarta saya nggak tau..

    atau coba langsung pesen ke T. B. Sobari.

    Comment #1428 by Herry — Monday, April 14, 2008 @ 20:38

  23. 2hari yang lalu aq obrak-abrik toko buku di batam dan medan, ‘gak nemu t bukunya :oops:

    Comment #1466 by sufimuda — Thursday, April 24, 2008 @ 06:06

  24. Pesen langsung aja? Ke T. B. Sobari.

    Comment #1468 by Herry — Thursday, April 24, 2008 @ 08:28

  25. Tmn2 ada yg punya versi ebooknya ga… mau donkkk..
    salam kenal..:-)

    Comment #1477 by sandi — Monday, April 28, 2008 @ 19:12

  26. Assalamu’alaikum
    Alhamdulillah, akhirnya…saya bisa berkenalan dengan saudara. Alhamdulillah….
    Wassalamu’alaikum

    Comment #1512 by Adi Sucipto — Sunday, May 11, 2008 @ 18:33

  27. @ Herry
    kalau di Bandung sih, di gramedia ada. Toga Mas juga ada. Di jakarta saya nggak tau..

    Mas Herry posisi di Bandung?
    Bisa temu darat?

    Comment #1517 by bahtiar — Monday, May 12, 2008 @ 19:47

  28. Meski terlambat,
    Mohon izin menautkan blog ini dalam blog saya.
    :oops:

    Comment #1518 by bahtiar — Tuesday, May 13, 2008 @ 09:33

  29. berkat ijinNya.. buku ini sudah di tangan saya… dan saya sangat berbahagia menerimanya.
    terima kasih kang herry..

    Comment #1574 by arjuna adi brata — Sunday, June 1, 2008 @ 13:11

  30. Salam..saudara2 ku..

    Comment #1619 by burn — Saturday, June 14, 2008 @ 23:00

  31. salam kenal, dimana sy bisa beli buku itu.trim’s

    Comment #1640 by salim — Monday, June 30, 2008 @ 00:03

 

Give Comment





 


:smile: :grin: :lol: :wink: :cool: :oops: :mrgreen: :???: :sad: :cry: :roll: :shock: :eek: :neutral: :razz: :mad: :evil: :twisted: :!: :?: :arrow: :idea:
 

• Just click ONCE. If your comment doesn't show up immediately, it MAY be moderated.

• Line breaks automatically. To set new paragraph, hit [enter] TWO times.

• Your e-mail address will not be displayed in comments to prevent unwanted mail invading your e-mail account.

• Some HTML codes is allowed : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

 

eXTReMe Tracker
'SULUK .:. BAYANGAN SEKEPING CERMIN ™' © 2006 by Herry Mardian  |  Seluruh isi situs ini ada di bawah lisensi Creative Commons License.
Dilarang mengutip untuk tujuan komersial (termasuk buku), atau tanpa mencantumkan sumber, nama penulis, dan link ke sumber tulisan.
Indonesia Top Blog Religion Blogs - Blog Top Sites