<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Bangkit Dari Keterpurukan</title>
	<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/</link>
	<description>Herry Mardian's site: Kumpulan artikel, renungan, tulisan, dan jurnal tentang Allah, jati diri, makna Al-Qur'an, makna agama dan makna hidup.</description>
	<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 22:53:49 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: Nisma Ray</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1633</link>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 09:40:29 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1633</guid>
					<description>Nice :wink:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Nice  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_wink.gif' alt=':wink:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1379</link>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 21:25:09 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1379</guid>
					<description>Salam kenal juga... semoga bermanfaat. God Bless you too...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Salam kenal juga&#8230; semoga bermanfaat. God Bless you too&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: cahaya hati</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1377</link>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 20:28:01 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1377</guid>
					<description>mas Herry,,
 first off all,, salam kenal,,, sebetulnya saya &quot;nyasar&quot; di Blog ini, maksud hati mau mencari bahan bwat tugas, eh ternyata di tengah  tengah jalanya, malah(Alhamdulillah) mendapatkan pencerahan juga ( waht a serendipity huh?) 

thanks 4 write this column an share them with us,, coz i personally get an advanteges,,,

keep writting a good stuff 
may Allah Bless u and ur familly
_AMIN_</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>mas Herry,,<br />
 first off all,, salam kenal,,, sebetulnya saya &#8220;nyasar&#8221; di Blog ini, maksud hati mau mencari bahan bwat tugas, eh ternyata di tengah  tengah jalanya, malah(Alhamdulillah) mendapatkan pencerahan juga ( waht a serendipity huh?) </p>
	<p>thanks 4 write this column an share them with us,, coz i personally get an advanteges,,,</p>
	<p>keep writting a good stuff<br />
may Allah Bless u and ur familly<br />
_AMIN_
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: dewo</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1315</link>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 16:51:01 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1315</guid>
					<description>mau minta saran niy mas herry...
misalnya saya pengen belajar lebih jauh untuk meningkatkan keislaman saya.... bisa ga saya belajar sama mas herry ? atau pengajian dimana yang bisa datengi?

ma kasih :))</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>mau minta saran niy mas herry&#8230;<br />
misalnya saya pengen belajar lebih jauh untuk meningkatkan keislaman saya&#8230;. bisa ga saya belajar sama mas herry ? atau pengajian dimana yang bisa datengi?</p>
	<p>ma kasih <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Anonymous</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1306</link>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 13:54:34 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1306</guid>
					<description>Alhamdulilah.... saya menemukan blog ini..
Terima kasih Mas Herry, saya banyak sekali belajar dari tulisan2 mas ...
mau minta ijin mengcopy dan menyebarkan tulisan-tulisan mas herry pada orang-orang deket saya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Alhamdulilah&#8230;. saya menemukan blog ini..<br />
Terima kasih Mas Herry, saya banyak sekali belajar dari tulisan2 mas &#8230;<br />
mau minta ijin mengcopy dan menyebarkan tulisan-tulisan mas herry pada orang-orang deket saya&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: setiyo</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1135</link>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 09:50:44 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1135</guid>
					<description>ingin memahami luasnya lautan, sulit sekali karena setiap umat hanya setetes air dalam lautan, selama ini saya berusaha semampu saya untuk tetap berjalan walau tanpa pendamping, saya meyakini meski lama dan panjang, tapi saat ini hampir2 saya kehilangan itu. karena dalam setiap wirid yang saya persembahkan tampak selalu berbeda warna didalam setiap mimpi. sulit menterjemahkan bahasa yang begitu indah dan agung. bisakah saya di bantu menghadapi masalah tersebut. Terimaksih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>ingin memahami luasnya lautan, sulit sekali karena setiap umat hanya setetes air dalam lautan, selama ini saya berusaha semampu saya untuk tetap berjalan walau tanpa pendamping, saya meyakini meski lama dan panjang, tapi saat ini hampir2 saya kehilangan itu. karena dalam setiap wirid yang saya persembahkan tampak selalu berbeda warna didalam setiap mimpi. sulit menterjemahkan bahasa yang begitu indah dan agung. bisakah saya di bantu menghadapi masalah tersebut. Terimaksih.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: imam akbar</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1061</link>
		<pubDate>Sun, 23 Sep 2007 19:49:37 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1061</guid>
					<description>tlg kirimkn alamat website suluk</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>tlg kirimkn alamat website suluk
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Sumardhani</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1034</link>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2007 15:21:49 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1034</guid>
					<description>Terima Kasih... Blog ini memberikan banyak inspirasi buat saya, 

Salam Kenal buat Mas Herry...  
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Terima Kasih&#8230; Blog ini memberikan banyak inspirasi buat saya, </p>
	<p>Salam Kenal buat Mas Herry&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Ikhsan Faqir</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1026</link>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2007 22:57:23 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1026</guid>
					<description>AssalamuAlaikum WaRahmatullahi WaBarakatuh..

Salam Kenal Mas, dari Makassar...
AlhamdulillahiRabbilAlamin., dengan izin Allah, bisa &quot;sharing&quot; tentang ciptaanNya..
Jiwa saya, terenyuh dan menangis :cry: membayangkan kenikmatan tatkala merasakan kehadiranNya.. 

saya membaca tulisan Mas, dan ingin bertukar pikiran tentang DzatNya... 
apakah itu yang dimaksud oleh Guru saya, Bapak Mustahar Ahmad, yang membahasakan bahwa Dzat Allah, belum pernah mata melihatnya, belum pernah telinga mendengarnya dan belum pernah mata hati merasakannya...
dan itulah rahasia dari Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun...

saya mohon maaf, tidak ada maksud sekiranya untuk menguji.. hanya ingin menyelaraskan pemahaman yang telah saya dapatkan ...sebelumnya Terima kasih mas... ada sedikit tanya...Rajiun dari Apanya Allah

Terima kasih sekali lagi Mas, mohon maaf jika sekiranya ada kata yang salah.. 

AssalamuAlaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...salam dari Makassar...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>AssalamuAlaikum WaRahmatullahi WaBarakatuh..</p>
	<p>Salam Kenal Mas, dari Makassar&#8230;<br />
AlhamdulillahiRabbilAlamin., dengan izin Allah, bisa &#8220;sharing&#8221; tentang ciptaanNya..<br />
Jiwa saya, terenyuh dan menangis  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' />  membayangkan kenikmatan tatkala merasakan kehadiranNya.. </p>
	<p>saya membaca tulisan Mas, dan ingin bertukar pikiran tentang DzatNya&#8230;<br />
apakah itu yang dimaksud oleh Guru saya, Bapak Mustahar Ahmad, yang membahasakan bahwa Dzat Allah, belum pernah mata melihatnya, belum pernah telinga mendengarnya dan belum pernah mata hati merasakannya&#8230;<br />
dan itulah rahasia dari Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun&#8230;</p>
	<p>saya mohon maaf, tidak ada maksud sekiranya untuk menguji.. hanya ingin menyelaraskan pemahaman yang telah saya dapatkan &#8230;sebelumnya Terima kasih mas&#8230; ada sedikit tanya&#8230;Rajiun dari Apanya Allah</p>
	<p>Terima kasih sekali lagi Mas, mohon maaf jika sekiranya ada kata yang salah.. </p>
	<p>AssalamuAlaikum Warahmatullahi Wabarakatuh&#8230;salam dari Makassar&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1006</link>
		<pubDate>Thu, 30 Aug 2007 13:54:26 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-1006</guid>
					<description>Thank U, ca.. we see each other as mirrors... what you get, others (will eventually) get...

Keep on the path, sister...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Thank U, ca.. we see each other as mirrors&#8230; what you get, others (will eventually) get&#8230;</p>
	<p>Keep on the path, sister&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: ica</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-999</link>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 17:19:39 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-999</guid>
					<description>salaam mas herry,

makasih bgt udh berbagi tulisan ini. terus terang tulisan ini yang bolak-balik aku baca belakangan ini...:wink:
tujuannya sih untuk menyemangati diri :mrgreen:
tapi emang bener sih mas... There is NO Going Back

again, thank u:razz:
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>salaam mas herry,</p>
	<p>makasih bgt udh berbagi tulisan ini. terus terang tulisan ini yang bolak-balik aku baca belakangan ini&#8230; <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_wink.gif' alt=':wink:' class='wp-smiley' /><br />
tujuannya sih untuk menyemangati diri  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
tapi emang bener sih mas&#8230; There is NO Going Back</p>
	<p>again, thank u <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_razz.gif' alt=':razz:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: nunung</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-971</link>
		<pubDate>Thu, 16 Aug 2007 15:42:43 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-971</guid>
					<description>Assalamulaikum.. Tuan.. 

Subhanalloh, saya dibimbing Alloh bisa menuju artikel ini. Saya memang belum membaca lengkap artikel Tuan seluruhnya. Jika mengingat Suluk, rasanya hati ini menangis dan slalu merindukan untuk melakukannya lagi dan lagi dan lagi sampai kerinduan kepadaNya mencapai titik akhir. Saat ini saya malu kepada Sang Pemilik Jiwa dan Raga saya karena sudah lama saya tidak menjumpaiNya, menyapaNya, mendekapNya dalam butiran-butiran tasbih, dalam lekatnya malam, dalam heningnya pagi, dalam sibuknya siang... namun saya selalu merindukan suluk... Tolong , doakan saya..

salam hormat saya</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamulaikum.. Tuan.. </p>
	<p>Subhanalloh, saya dibimbing Alloh bisa menuju artikel ini. Saya memang belum membaca lengkap artikel Tuan seluruhnya. Jika mengingat Suluk, rasanya hati ini menangis dan slalu merindukan untuk melakukannya lagi dan lagi dan lagi sampai kerinduan kepadaNya mencapai titik akhir. Saat ini saya malu kepada Sang Pemilik Jiwa dan Raga saya karena sudah lama saya tidak menjumpaiNya, menyapaNya, mendekapNya dalam butiran-butiran tasbih, dalam lekatnya malam, dalam heningnya pagi, dalam sibuknya siang&#8230; namun saya selalu merindukan suluk&#8230; Tolong , doakan saya..</p>
	<p>salam hormat saya
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-955</link>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 19:47:49 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-955</guid>
					<description>@ Tutut: 

hehehe *blush dan salting* makasih ya Tut! :mrgreen:

Dateng! harus! hehehe... eh iya, wa alaikumus salaam... ampe lupa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>@ Tutut: </p>
	<p>hehehe *blush dan salting* makasih ya Tut!  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>Dateng! harus! hehehe&#8230; eh iya, wa alaikumus salaam&#8230; ampe lupa.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Anonymous</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-952</link>
		<pubDate>Sat, 11 Aug 2007 19:48:20 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-952</guid>
					<description>you're welcome mas herry :smile:
bertempur melawan diri sendiri emang susah banget yah mas, kayanya saya kena neurosis noogenic nih mas, gmn solusinya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>you&#8217;re welcome mas herry  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' /><br />
bertempur melawan diri sendiri emang susah banget yah mas, kayanya saya kena neurosis noogenic nih mas, gmn solusinya?
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Tutut</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-950</link>
		<pubDate>Fri, 10 Aug 2007 18:10:27 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-950</guid>
					<description>Assalamualaikum Herry...

Beberapa kali saya mampir ke blog-mu ini. Baru sekarang deh saya kasih komentar. Why? Karena..dari semua artikel yang kamu tulis--saya menyukainya---tetapi saya paling suka sama yang ini!
Sangat memberikan inspirasi :-)

dan...duh...partner lomba ngaji jaman SD saya ini...ternyata orang yang sangat hebat euy....Hebat Her!! Saya sudah 'lihat' kehebatan itu sejak awal...deuuuuuu.....habis kamu beda sih dibandingkan kawan SD yang lain...kamu pengamat sejati deh! 

Insya Allah, saya hadir dalam acaramu nanti.... semoga datangnya ngga Alone ya...hehehe:smile:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamualaikum Herry&#8230;</p>
	<p>Beberapa kali saya mampir ke blog-mu ini. Baru sekarang deh saya kasih komentar. Why? Karena..dari semua artikel yang kamu tulis&#8211;saya menyukainya&#8212;tetapi saya paling suka sama yang ini!<br />
Sangat memberikan inspirasi <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>dan&#8230;duh&#8230;partner lomba ngaji jaman SD saya ini&#8230;ternyata orang yang sangat hebat euy&#8230;.Hebat Her!! Saya sudah &#8216;lihat&#8217; kehebatan itu sejak awal&#8230;deuuuuuu&#8230;..habis kamu beda sih dibandingkan kawan SD yang lain&#8230;kamu pengamat sejati deh! </p>
	<p>Insya Allah, saya hadir dalam acaramu nanti&#8230;. semoga datangnya ngga Alone ya&#8230;hehehe <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-918</link>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 11:53:55 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-918</guid>
					<description>@ Mokhammad Sodikin:

Wa alaikum salaam Wr Wb. Salam kenal juga dari saya. Apakah benar suluk 'seperti itu', itu seperti yang mana ya? Apa yang anda persepsikan dari tulisan di atas dengan persepsi saya belum tentu sama...

Tapi yang jelas, dalam bersuluk, setiap orang diberi Allah hikmahnya masing-masing. Apa yang saya dapatkan dan apa yang sahabat-sahabat saya dapatkan belum tentu sama cara menjelaskannya, walaupun menjelaskan persoalan yang sama.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>@ Mokhammad Sodikin:</p>
	<p>Wa alaikum salaam Wr Wb. Salam kenal juga dari saya. Apakah benar suluk &#8217;seperti itu&#8217;, itu seperti yang mana ya? Apa yang anda persepsikan dari tulisan di atas dengan persepsi saya belum tentu sama&#8230;</p>
	<p>Tapi yang jelas, dalam bersuluk, setiap orang diberi Allah hikmahnya masing-masing. Apa yang saya dapatkan dan apa yang sahabat-sahabat saya dapatkan belum tentu sama cara menjelaskannya, walaupun menjelaskan persoalan yang sama.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-917</link>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 11:48:28 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-917</guid>
					<description>@ Fajri:

&lt;blockquote&gt;1. Bolehkah kita menempuh suluk, tapi tidak dengan cara yang diajarkan Nabi SAW (diluar “syariat”nya), gimana kalau cari-cari jalan sendiri? Misal : pengen “ngajar” nafsu, nggak makan-minum 3 harian full..dll..
&lt;/blockquote&gt;
Sebaiknya jangan. Bisa berbahaya, atau bisa salah jalan. Panduan umum, ikuti apa yang telah digariskan Rasulullah. Panduan khusus, ikuti apa yang dinasihati mursyid (kalau punya) untuk melawan dominasi hawa nafsu. Ini berbeda-beda untuk tiap muridnya, karena sesuai dengan kondisi nafs murid sendiri, dengan demikian tetap dalam pengawasan dan tidak 'melenceng'. Kalaupun ada fenomena spiritual yang muncul ketika melakukannya, fenomena itu akan terjelaskan, sehingga kita tidak tersesat.

Kalau mencari-cari yang diluar syariat yang dibawa Rasulullah, jelas tidak boleh. Tapi tentu pengertian 'syariat' ini sendiri harus kita pahami lebih mendalam, lebih dalam dari sekedar dalil-dalil. Kita dilahirkan setelah masa kenabian Rasulullah, maka harus melalui Beliau saw. Adanya kewalian maupun kemursyidan, pada dasarnya pun sekedar meneruskan dan menerjemahkan apa yang dibawa Rasulullah saw. 

&lt;blockquote&gt;2. Gimana kiat mas Herry kalau hawa nafsu mulai menyerang, apa yang mas Herry lakukan?&lt;/blockquote&gt;

Saya? Nomor satu, jangan berfikir kita sendiri yang akan mengalahkan hawa nafsu. Mohonlah dulu kepada pencipta hawa nafsu itu, untuk menundukannya bagi kita. Setelah itu baru kita hadapi. Kalau kita diserang anjing penjaga, akan terlalu melelahkan kalau bertempur jatuh bangun melawan anjing itu. Panggil saja pemiliknya...

Nomor dua, ya ikuti apa yang digariskan Rasulullah. Syari'at itu fungsinya untuk memberi kendali atas hawa nafsu dan syahwat. Memang tidak mudah, itulah 'bertempur melawan hawa nafsu dan syahwat' yang disebut jihad akbar oleh Rasulullah.

Makasih, Fajri.. semoga bermanfaat.

;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>@ Fajri:</p>
	<blockquote><p>1. Bolehkah kita menempuh suluk, tapi tidak dengan cara yang diajarkan Nabi SAW (diluar “syariat”nya), gimana kalau cari-cari jalan sendiri? Misal : pengen “ngajar” nafsu, nggak makan-minum 3 harian full..dll..
</p></blockquote>
	<p>Sebaiknya jangan. Bisa berbahaya, atau bisa salah jalan. Panduan umum, ikuti apa yang telah digariskan Rasulullah. Panduan khusus, ikuti apa yang dinasihati mursyid (kalau punya) untuk melawan dominasi hawa nafsu. Ini berbeda-beda untuk tiap muridnya, karena sesuai dengan kondisi nafs murid sendiri, dengan demikian tetap dalam pengawasan dan tidak &#8216;melenceng&#8217;. Kalaupun ada fenomena spiritual yang muncul ketika melakukannya, fenomena itu akan terjelaskan, sehingga kita tidak tersesat.</p>
	<p>Kalau mencari-cari yang diluar syariat yang dibawa Rasulullah, jelas tidak boleh. Tapi tentu pengertian &#8217;syariat&#8217; ini sendiri harus kita pahami lebih mendalam, lebih dalam dari sekedar dalil-dalil. Kita dilahirkan setelah masa kenabian Rasulullah, maka harus melalui Beliau saw. Adanya kewalian maupun kemursyidan, pada dasarnya pun sekedar meneruskan dan menerjemahkan apa yang dibawa Rasulullah saw. </p>
	<blockquote><p>2. Gimana kiat mas Herry kalau hawa nafsu mulai menyerang, apa yang mas Herry lakukan?</p></blockquote>
	<p>Saya? Nomor satu, jangan berfikir kita sendiri yang akan mengalahkan hawa nafsu. Mohonlah dulu kepada pencipta hawa nafsu itu, untuk menundukannya bagi kita. Setelah itu baru kita hadapi. Kalau kita diserang anjing penjaga, akan terlalu melelahkan kalau bertempur jatuh bangun melawan anjing itu. Panggil saja pemiliknya&#8230;</p>
	<p>Nomor dua, ya ikuti apa yang digariskan Rasulullah. Syari&#8217;at itu fungsinya untuk memberi kendali atas hawa nafsu dan syahwat. Memang tidak mudah, itulah &#8216;bertempur melawan hawa nafsu dan syahwat&#8217; yang disebut jihad akbar oleh Rasulullah.</p>
	<p>Makasih, Fajri.. semoga bermanfaat.</p>
	<p>;)
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: mokhammad sodikin</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-916</link>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 10:06:33 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-916</guid>
					<description>assalammualaikum mas herry salam kenal dari saya 
apakah benar suluk seperti itu.......?</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>assalammualaikum mas herry salam kenal dari saya<br />
apakah benar suluk seperti itu&#8230;&#8230;.?
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: s</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-912</link>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 20:52:45 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-912</guid>
					<description>Ass Wr wb   
Bangkit dari keterpurukan  suatu yang sungguh saya perlukan , saya termasuk orang  yg terjebak dlm berbagai wacana keislaman  . 
Dari sekian tulisan yg telah sy baca  di blog ini kebanyakan telah mendapat ruang di hati /pemikiran  sy . sy tdk berkomentar apapun . sekiranya mas Her mau berbagi  ttg cara bangkit dari keterpurukan ini tolong di email ke saya. Mohon maaf ane baru kali ini kenal amayg namanya internet  jadi kgk thu aturan mainnya .
Hatur nuhun 
:smile:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Ass Wr wb<br />
Bangkit dari keterpurukan  suatu yang sungguh saya perlukan , saya termasuk orang  yg terjebak dlm berbagai wacana keislaman  .<br />
Dari sekian tulisan yg telah sy baca  di blog ini kebanyakan telah mendapat ruang di hati /pemikiran  sy . sy tdk berkomentar apapun . sekiranya mas Her mau berbagi  ttg cara bangkit dari keterpurukan ini tolong di email ke saya. Mohon maaf ane baru kali ini kenal amayg namanya internet  jadi kgk thu aturan mainnya .<br />
Hatur nuhun<br />
 <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: syeeddath</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-908</link>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2007 18:03:29 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-908</guid>
					<description>Blog yg penuh pencerahan, membuat kita berpikir, kontemplasi dan muhasabah... Nice Blog!

salam kenal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Blog yg penuh pencerahan, membuat kita berpikir, kontemplasi dan muhasabah&#8230; Nice Blog!</p>
	<p>salam kenal.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: neng kinceu</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-904</link>
		<pubDate>Thu, 26 Jul 2007 09:44:43 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-904</guid>
					<description>waaa,artikelnya ngena lagi nehh,pas banget,hehe
makasih ya :smile:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>waaa,artikelnya ngena lagi nehh,pas banget,hehe<br />
makasih ya  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Fajri</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-902</link>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2007 16:02:59 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-902</guid>
					<description>Assalamualaikum, Salam kenal mas Herry..

Udah 3 bulan ini saya ngikutin dan ngobok-obok blog mas Herry,
bagus banget isinya,luar biasa..

Semoga semua orang yang membacanya, terutama penulisnya, selalu mendapatkan ketetapan hati padaNya , Amin..

Saya nggak ngasih comment, malah mau nanya nih.. :lol:

1. Bolehkah kita menempuh suluk, tapi tidak dengan cara yang diajarkan Nabi SAW (diluar &quot;syariat&quot;nya), gimana kalau cari-cari jalan sendiri?
Misal : pengen &quot;ngajar&quot; nafsu, nggak makan-minum 3 harian full..dll..

2. Gimana kiat mas Herry kalau hawa nafsu mulai menyerang, apa yang mas Herry lakukan?
Soalnya dalam usaha saya, selalu tergoda nafsu, subhanallah! susah banget mas..saya sebenarnya sudah mulai mencoba dengan ikut salah satu thariqah, tapi ya itu mas, susah untuk istiqamah, hawa nafsunya luar biasa.. :cry:

Mohon maaf klo terlalu belibet mas, terima kasih sebelumnya..

Wassalamualaikum...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamualaikum, Salam kenal mas Herry..</p>
	<p>Udah 3 bulan ini saya ngikutin dan ngobok-obok blog mas Herry,<br />
bagus banget isinya,luar biasa..</p>
	<p>Semoga semua orang yang membacanya, terutama penulisnya, selalu mendapatkan ketetapan hati padaNya , Amin..</p>
	<p>Saya nggak ngasih comment, malah mau nanya nih..  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>1. Bolehkah kita menempuh suluk, tapi tidak dengan cara yang diajarkan Nabi SAW (diluar &#8220;syariat&#8221;nya), gimana kalau cari-cari jalan sendiri?<br />
Misal : pengen &#8220;ngajar&#8221; nafsu, nggak makan-minum 3 harian full..dll..</p>
	<p>2. Gimana kiat mas Herry kalau hawa nafsu mulai menyerang, apa yang mas Herry lakukan?<br />
Soalnya dalam usaha saya, selalu tergoda nafsu, subhanallah! susah banget mas..saya sebenarnya sudah mulai mencoba dengan ikut salah satu thariqah, tapi ya itu mas, susah untuk istiqamah, hawa nafsunya luar biasa..  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>Mohon maaf klo terlalu belibet mas, terima kasih sebelumnya..</p>
	<p>Wassalamualaikum&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: ikhsan</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-901</link>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 06:21:44 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-901</guid>
					<description>Assalamualaikum,............sdr Her..........masih didepan komputer ya..........:grin:

Terima kasih untuk informasi ttg suluknya,semoga membuat ghirah dalam hidup saya ke depan:smile:Boss Her suluknya sangat baik neh sesuai dgn keadaan saya sekarang emang perlu perjuangan yg sangat...OOo..ya..BOSS..blh saya CP suluk neh di BLOG saya ...? informasi juga..u/BOSS RSS feed BOSS ada di halaman depan blog saya ko..silahkan tengok ya....siapa tau hrs mnta ijin dulu ...http://istanasurgaku.blogspot.com.jazakallahukhoiron katsiron,wassalamu'alaikum.....BOSS Herry......:grin:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamualaikum,&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;sdr Her&#8230;&#8230;&#8230;.masih didepan komputer ya&#8230;&#8230;&#8230;. <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':grin:' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>Terima kasih untuk informasi ttg suluknya,semoga membuat ghirah dalam hidup saya ke depan <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' /> Boss Her suluknya sangat baik neh sesuai dgn keadaan saya sekarang emang perlu perjuangan yg sangat&#8230;OOo..ya..BOSS..blh saya CP suluk neh di BLOG saya &#8230;? informasi juga..u/BOSS RSS feed BOSS ada di halaman depan blog saya ko..silahkan tengok ya&#8230;.siapa tau hrs mnta ijin dulu &#8230;http://istanasurgaku.blogspot.com.jazakallahukhoiron katsiron,wassalamu&#8217;alaikum&#8230;..BOSS Herry&#8230;&#8230; <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':grin:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-900</link>
		<pubDate>Mon, 23 Jul 2007 18:01:31 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-900</guid>
					<description>Kutip: 

&lt;blockquote&gt;Mas Herry Mardian,
Mohon penjelasannya, bagaimana jika menthok menemui hal seperti di bawah ini:
1.Jika engkau menginginkan pertemuan denganKU maka engkau akan sesat.
2.Jika engkau memikirkan Dzat-KU maka engkau akan binasa.
Terimakasih.&lt;/blockquote&gt;

@ Mas Rageh:

Ini nanyanya bukan ngetes kan ya? :smile:

Ya betul banget. Memang akan mentok kalau mau mengenal Dia yang sebagai 'zat', bukan yang 'sifat'.

&quot;Bertemu Tuhan&quot; itu lebih ke sebuah kiasan, menggambarkan sebuah kedekatan yang amat-sangat, di Qur'an istilahnya adalah para &quot;Muqarrabuun&quot; (hamba-hamba yang &lt;i&gt;qarib&lt;/i&gt;/didekatkan). Bukan kita berhadap-hadapan, apalagi bersatu, dengan 'Dia' yang zat. Tidak ada siapapun dan apapun yang bisa ketemu zat Allah langsung. Rasulullah pun menemui 'wajah-Nya', bukan menemui Dia sebagai 'zat'-nya. 'Wajhahu' (wajah-Nya) adalah adalah 'sisi Allah' yang dihadapkan sepenuhnya kepada makhluk, 'sisi Allah' yang masih bisa kita kenali. Zat-Nya sendiri nggak bisa kita kenali. Dia Maha Tak Terbatas.

&quot;Janganlah engkau memikirkan zat-Nya, niscaya engkau akan binasa.&quot; Itu Hadits Rasulullah, dan itu benar. 

Bukan DIA-nya yang zat yang kita kenali/dekati, kita tidak akan mampu. Tapi 'Allah'-nya, wajah-Nya, DIA yang masih bernama, dan masih bisa dikenali makhluk. Allah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim, Al-Maalik, Al-Quddus, dan seterusnya. Kita mengenali Allah yang masih pada tataran sifat-sifat-Nya dan nama-nama-Nya. Bukan zat-Nya.

Contoh nih: Mas Rageh dikenal teman-temannya sebagai seorang yang periang, pemaaf, baik hati, senang membantu ibu, suka menolong, rajin menabung dan tidak sombong lagipula pintar. Itu mengenali Mas Rageh yang 'sifat'. Dalam bahasa Qur'an, ini namanya 'wajah-nya (Mas Rageh)'. Tapi mengenali Mas Rageh secara utuh, sebagai 'zat', sebagai satu organisme secara penuh, lahir batin, luar dalam, jasad-jiwa-ruh, itu tidak mungkin. Seorang Rageh tidak mungkin dikenal dan 'ditemui' teman-temannya secara total.

&quot;Bahkan aku pun seorang yang bodoh ihwal zat Tuhanku,&quot; hadits Rasulullah. Rasulullah pun 'angkat-tangan' kalau tentang zat-Nya. Apalagi kita.

Jadi bukan 'Dia'-nya yang sebagai zat yang kita tuju, nggak akan mungkin. Lha wong Maha Tak Terbatas? (nggak ada batas, gak ada ujung, gak ada pangkal, mau mulai dari mana? Lagipula, 'Dia' yang dzat tidak mungkin jadi objek [objek pembelajaran, misalnya.] 'Dia' selalu subjek.) Tapi cukup mengenali 'Dia' yang ber-asma 'Allah'-nya, sisi dari 'Dia' yang masih bisa kita kenali. Itu pun sudah sebegitu dahsyatnya. 

'Allah' itu 'baru' (dalam tanda kutip) sebuah nama dari 'Dia', sesuatu yang maha segala maha, yang tak mungkin dikenali dan diliputi nama. Mungkin penjelasan lebih detil bisa didapatkan di &lt;a href=&quot;http://suluk.blogsome.com/2006/02/08/memahami-nama-dia-yang-tak-bernama/&quot;&gt;&lt;b&gt;artikel ini.&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Kutip: </p>
	<blockquote><p>Mas Herry Mardian,<br />
Mohon penjelasannya, bagaimana jika menthok menemui hal seperti di bawah ini:<br />
1.Jika engkau menginginkan pertemuan denganKU maka engkau akan sesat.<br />
2.Jika engkau memikirkan Dzat-KU maka engkau akan binasa.<br />
Terimakasih.</p></blockquote>
	<p>@ Mas Rageh:</p>
	<p>Ini nanyanya bukan ngetes kan ya?  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>Ya betul banget. Memang akan mentok kalau mau mengenal Dia yang sebagai &#8216;zat&#8217;, bukan yang &#8217;sifat&#8217;.</p>
	<p>&#8220;Bertemu Tuhan&#8221; itu lebih ke sebuah kiasan, menggambarkan sebuah kedekatan yang amat-sangat, di Qur&#8217;an istilahnya adalah para &#8220;Muqarrabuun&#8221; (hamba-hamba yang <i>qarib</i>/didekatkan). Bukan kita berhadap-hadapan, apalagi bersatu, dengan &#8216;Dia&#8217; yang zat. Tidak ada siapapun dan apapun yang bisa ketemu zat Allah langsung. Rasulullah pun menemui &#8216;wajah-Nya&#8217;, bukan menemui Dia sebagai &#8216;zat&#8217;-nya. &#8216;Wajhahu&#8217; (wajah-Nya) adalah adalah &#8217;sisi Allah&#8217; yang dihadapkan sepenuhnya kepada makhluk, &#8217;sisi Allah&#8217; yang masih bisa kita kenali. Zat-Nya sendiri nggak bisa kita kenali. Dia Maha Tak Terbatas.</p>
	<p>&#8220;Janganlah engkau memikirkan zat-Nya, niscaya engkau akan binasa.&#8221; Itu Hadits Rasulullah, dan itu benar. </p>
	<p>Bukan DIA-nya yang zat yang kita kenali/dekati, kita tidak akan mampu. Tapi &#8216;Allah&#8217;-nya, wajah-Nya, DIA yang masih bernama, dan masih bisa dikenali makhluk. Allah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim, Al-Maalik, Al-Quddus, dan seterusnya. Kita mengenali Allah yang masih pada tataran sifat-sifat-Nya dan nama-nama-Nya. Bukan zat-Nya.</p>
	<p>Contoh nih: Mas Rageh dikenal teman-temannya sebagai seorang yang periang, pemaaf, baik hati, senang membantu ibu, suka menolong, rajin menabung dan tidak sombong lagipula pintar. Itu mengenali Mas Rageh yang &#8217;sifat&#8217;. Dalam bahasa Qur&#8217;an, ini namanya &#8216;wajah-nya (Mas Rageh)&#8217;. Tapi mengenali Mas Rageh secara utuh, sebagai &#8216;zat&#8217;, sebagai satu organisme secara penuh, lahir batin, luar dalam, jasad-jiwa-ruh, itu tidak mungkin. Seorang Rageh tidak mungkin dikenal dan &#8216;ditemui&#8217; teman-temannya secara total.</p>
	<p>&#8220;Bahkan aku pun seorang yang bodoh ihwal zat Tuhanku,&#8221; hadits Rasulullah. Rasulullah pun &#8216;angkat-tangan&#8217; kalau tentang zat-Nya. Apalagi kita.</p>
	<p>Jadi bukan &#8216;Dia&#8217;-nya yang sebagai zat yang kita tuju, nggak akan mungkin. Lha wong Maha Tak Terbatas? (nggak ada batas, gak ada ujung, gak ada pangkal, mau mulai dari mana? Lagipula, &#8216;Dia&#8217; yang dzat tidak mungkin jadi objek [objek pembelajaran, misalnya.] &#8216;Dia&#8217; selalu subjek.) Tapi cukup mengenali &#8216;Dia&#8217; yang ber-asma &#8216;Allah&#8217;-nya, sisi dari &#8216;Dia&#8217; yang masih bisa kita kenali. Itu pun sudah sebegitu dahsyatnya. </p>
	<p>&#8216;Allah&#8217; itu &#8216;baru&#8217; (dalam tanda kutip) sebuah nama dari &#8216;Dia&#8217;, sesuatu yang maha segala maha, yang tak mungkin dikenali dan diliputi nama. Mungkin penjelasan lebih detil bisa didapatkan di <a href="http://suluk.blogsome.com/2006/02/08/memahami-nama-dia-yang-tak-bernama/"><b>artikel ini.</b></a>
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: zal</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-899</link>
		<pubDate>Mon, 23 Jul 2007 17:15:19 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-899</guid>
					<description>jika tujuan sperma meluncur dan menyatu dengan indung telur, maka musnah adalah pilihan yg hrs ditempuhnya...
jika hendak berdiri sendiri, musnah tetap terjadi dalam genggaman asam.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>jika tujuan sperma meluncur dan menyatu dengan indung telur, maka musnah adalah pilihan yg hrs ditempuhnya&#8230;<br />
jika hendak berdiri sendiri, musnah tetap terjadi dalam genggaman asam&#8230;..
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Rageh</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-898</link>
		<pubDate>Mon, 23 Jul 2007 16:55:46 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-898</guid>
					<description>Mas Herry Mardian,
Mohon penjelasannya, bagaimana jika menthok menemui hal seperti di bawah ini:
1.Jika engkau menginginkan pertemuan denganKU maka engkau akan sesat.
2.Jika engkau memikirkan Dzat-KU maka engkau akan binasa.
Terimakasih.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Mas Herry Mardian,<br />
Mohon penjelasannya, bagaimana jika menthok menemui hal seperti di bawah ini:<br />
1.Jika engkau menginginkan pertemuan denganKU maka engkau akan sesat.<br />
2.Jika engkau memikirkan Dzat-KU maka engkau akan binasa.<br />
Terimakasih.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: zal</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-894</link>
		<pubDate>Sun, 22 Jul 2007 18:41:20 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/07/20/bersuluk-adalah-bangkit-dari-keterpurukan/#comment-894</guid>
					<description>ada dua sisi mata uang ditiap kepingnya
ada dua sisi warna kehidupan si pengusaha dan sipenguasa
ada yang berusaha dalam 80 tahun, ada yang dalam 1 malam dalam genggaman penguasaan yang membuatnya tersenyum...
jika mengenal akan harga ini, dimanakah dua titik tersebut mendudukkan dirinya...??? </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>ada dua sisi mata uang ditiap kepingnya<br />
ada dua sisi warna kehidupan si pengusaha dan sipenguasa<br />
ada yang berusaha dalam 80 tahun, ada yang dalam 1 malam dalam genggaman penguasaan yang membuatnya tersenyum&#8230;<br />
jika mengenal akan harga ini, dimanakah dua titik tersebut mendudukkan dirinya&#8230;???
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
