<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Pernikahan: Mengasah Diri Melalui Pasangan</title>
	<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/</link>
	<description>Herry Mardian's site: Kumpulan artikel, renungan, tulisan, dan jurnal tentang Allah, jati diri, makna Al-Qur'an, makna agama dan makna hidup.</description>
	<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 10:11:46 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: mira</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1701</link>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 19:31:49 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1701</guid>
					<description>assalamualaikum.. dah lama g baca blog kg hery.. sbnrnya blum baca artikel ini sih, baru mau.. cuma pgn nyapa aja.. ternyata banyak bgt artikel baru.. kpn bacanya yaaaaa??</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>assalamualaikum.. dah lama g baca blog kg hery.. sbnrnya blum baca artikel ini sih, baru mau.. cuma pgn nyapa aja.. ternyata banyak bgt artikel baru.. kpn bacanya yaaaaa??
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: kiagoes</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1693</link>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 15:26:15 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1693</guid>
					<description>saya yang sudah 26 tahun berumah tangga setelah membaca tulisan mas Harry dan komentar2 teman2 ternyata banyak hal-hal yang belum diketahui alias harus banyak belajar. 

Terima kasih semuanya.  </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>saya yang sudah 26 tahun berumah tangga setelah membaca tulisan mas Harry dan komentar2 teman2 ternyata banyak hal-hal yang belum diketahui alias harus banyak belajar. </p>
	<p>Terima kasih semuanya.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: KiCkega</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1676</link>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 15:51:56 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1676</guid>
					<description>heheehehe,,,
postingan nya mas herry, inspiring dah pokoknya,,


salam kenal ya mas,,:lol:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>heheehehe,,,<br />
postingan nya mas herry, inspiring dah pokoknya,,</p>
	<p>salam kenal ya mas,, <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Anonymous</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1522</link>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 14:49:20 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1522</guid>
					<description>Assalamu alaikum kang harry

Talking about love.I have one hugh problem:

I've been in love (I think...?) with a perfect stranger since we met in a crowded train 7 years ago.we never talk to each other. I only know his name. N' he....I'm sure he doesn't even notice me! :cry:   I can't get him out of my mind. N' it's bothering me.

My parents wish me to get married soon,n they have some one 4 being my future husband.He's a kind man.N' I like him much.

Kang Harry, I want a happy marriege. N'  it's imposible 2 be achieved without love. I'm not sure I'll be able to love my husband, if I have other man in my mind.

Secretly, I keep searching that&quot;perfect stranger&quot;. I even &quot;google-ing&quot;him! (wich make me feel so silly n' pathetic).

He might have a wife now. N' a happy familly too (I do hope so). But somehow something in me urge me to find him.to meet him, n find out what I really feel about him. So, I can let him go and move on. What do you think?

Though it sounds strange or silly 4 you, please give me advises about my problem. 4 notification, I work in psychological field (so, I assure you that I'm as mentally health as can be :mrgreen:). Helping people with their problems is my daily job, but in dealing my own problem I need help. Especially from some one who have a better understanding of ISLAM like you n' your friends you have here.

Wassalamu alaikum wr.wb

Million thanks
-Hamba Allah-

Ps: Would you mind answering my questions via e mail, please?
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamu alaikum kang harry</p>
	<p>Talking about love.I have one hugh problem:</p>
	<p>I&#8217;ve been in love (I think&#8230;?) with a perfect stranger since we met in a crowded train 7 years ago.we never talk to each other. I only know his name. N&#8217; he&#8230;.I&#8217;m sure he doesn&#8217;t even notice me!  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' />    I can&#8217;t get him out of my mind. N&#8217; it&#8217;s bothering me.</p>
	<p>My parents wish me to get married soon,n they have some one 4 being my future husband.He&#8217;s a kind man.N&#8217; I like him much.</p>
	<p>Kang Harry, I want a happy marriege. N&#8217;  it&#8217;s imposible 2 be achieved without love. I&#8217;m not sure I&#8217;ll be able to love my husband, if I have other man in my mind.</p>
	<p>Secretly, I keep searching that&#8221;perfect stranger&#8221;. I even &#8220;google-ing&#8221;him! (wich make me feel so silly n&#8217; pathetic).</p>
	<p>He might have a wife now. N&#8217; a happy familly too (I do hope so). But somehow something in me urge me to find him.to meet him, n find out what I really feel about him. So, I can let him go and move on. What do you think?</p>
	<p>Though it sounds strange or silly 4 you, please give me advises about my problem. 4 notification, I work in psychological field (so, I assure you that I&#8217;m as mentally health as can be  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> ). Helping people with their problems is my daily job, but in dealing my own problem I need help. Especially from some one who have a better understanding of ISLAM like you n&#8217; your friends you have here.</p>
	<p>Wassalamu alaikum wr.wb</p>
	<p>Million thanks<br />
-Hamba Allah-</p>
	<p>Ps: Would you mind answering my questions via e mail, please?
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Ray Raihana</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1213</link>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2008 10:22:43 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1213</guid>
					<description>Assalamu'alaikum....
saya baca tulisan ini untuk menguatkan kembali niat dalam dalam pernikahan
sungguh... pernikahan adalah perjuangan yang lebih sering tidak mudah, apalagi kalau sudah menyangkut hati
cuma senyum saja yang bisa saya berikan untuk suami, tanpa dia pernah tahu apa yang saya rasa.
dia adalah takdir saya, 
tugas yang diberikan tuhan untuk saya
saya cuma minta sama Tuhan, 
&quot;karena kesempurnaan adalah MilikMu, maka hamba mohon, jadikanlah dia melihat saya seperti yang ingin dia lihat, jadikanlah dia mendengan saya seperti yang ingin dia dengan dengar, jadikanlah dia merasakan saya seperti yang ingin dia rasakan, sertakanlah syukur, kesabaran dan kebahagiaan dalam setiap langkah mendampinginya&quot;
semoga bermanfaat untuk teman-teman, selamat berjuang dalam pernikahan ya....:smile:

Ray Raihana
a mother with 2 handsome son 
for 11 years maririage</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamu&#8217;alaikum&#8230;.<br />
saya baca tulisan ini untuk menguatkan kembali niat dalam dalam pernikahan<br />
sungguh&#8230; pernikahan adalah perjuangan yang lebih sering tidak mudah, apalagi kalau sudah menyangkut hati<br />
cuma senyum saja yang bisa saya berikan untuk suami, tanpa dia pernah tahu apa yang saya rasa.<br />
dia adalah takdir saya,<br />
tugas yang diberikan tuhan untuk saya<br />
saya cuma minta sama Tuhan,<br />
&#8220;karena kesempurnaan adalah MilikMu, maka hamba mohon, jadikanlah dia melihat saya seperti yang ingin dia lihat, jadikanlah dia mendengan saya seperti yang ingin dia dengan dengar, jadikanlah dia merasakan saya seperti yang ingin dia rasakan, sertakanlah syukur, kesabaran dan kebahagiaan dalam setiap langkah mendampinginya&#8221;<br />
semoga bermanfaat untuk teman-teman, selamat berjuang dalam pernikahan ya&#8230;. <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>Ray Raihana<br />
a mother with 2 handsome son<br />
for 11 years maririage
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Noname</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1152</link>
		<pubDate>Sun, 16 Dec 2007 13:15:19 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1152</guid>
					<description>Sandra Dewi cantik yah....:lol:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Sandra Dewi cantik yah&#8230;. <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: nida husain</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1147</link>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2007 15:04:01 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1147</guid>
					<description>panduan yang baik utk saya utk  saat ini n masa depan....
semoga saya kuat untuk lalui rencah perkahwinan yang saya nampak mencabar.
thanks a lot...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>panduan yang baik utk saya utk  saat ini n masa depan&#8230;.<br />
semoga saya kuat untuk lalui rencah perkahwinan yang saya nampak mencabar.<br />
thanks a lot&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: lintang</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1113</link>
		<pubDate>Sun, 11 Nov 2007 15:03:44 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1113</guid>
					<description>Assalammualaikum mas herry, salam kenal..
Saya sudah lama baca artikel2nya.. keren banget, dalem banget, dan pas banget karena selama ini saya mencari2 esensi tentang segala hal. 

Artikel ini yang pertama saya baca, dan semakin membuka mata tentang arti cinta yang sesungguhnya ( selain novel &quot;ayat-ayat cinta&quot; ).

Saya ingin bertanya mas, bagaimana caranya agar dalam setiap perbuatan qta tetap mengingat Allah ?. Saya sangat putus asa ketika merasa saya tidak menemukan Allah. Bukan Allah meninggalkan saya ( karena Dia tidak pernah meninggalkan saya ) tetapi sayalah yang sengaja maupun tidak, akibat kesibukan rutinitas menyebabkan saya sendiri tidak merasa bersama denganNya. 
Saya tidak ingat bagaimana awalnya, sekarang saya yakin sudah bertemu dan bersama lagi denganNya. Namun saya tidak ingin lagi kehilangan, karena kalaupun dunia ada di tangan qta, buat apa bila tidak ada Allah dihati qta. Buat apa jika kita tidak merasa bersamaNya. Rasanya akan sangat hampa...

Bisakah membantu saya mas, trimakasih sebelumnya, maaf kalau merepotkan ya.  :wink:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalammualaikum mas herry, salam kenal..<br />
Saya sudah lama baca artikel2nya.. keren banget, dalem banget, dan pas banget karena selama ini saya mencari2 esensi tentang segala hal. </p>
	<p>Artikel ini yang pertama saya baca, dan semakin membuka mata tentang arti cinta yang sesungguhnya ( selain novel &#8220;ayat-ayat cinta&#8221; ).</p>
	<p>Saya ingin bertanya mas, bagaimana caranya agar dalam setiap perbuatan qta tetap mengingat Allah ?. Saya sangat putus asa ketika merasa saya tidak menemukan Allah. Bukan Allah meninggalkan saya ( karena Dia tidak pernah meninggalkan saya ) tetapi sayalah yang sengaja maupun tidak, akibat kesibukan rutinitas menyebabkan saya sendiri tidak merasa bersama denganNya.<br />
Saya tidak ingat bagaimana awalnya, sekarang saya yakin sudah bertemu dan bersama lagi denganNya. Namun saya tidak ingin lagi kehilangan, karena kalaupun dunia ada di tangan qta, buat apa bila tidak ada Allah dihati qta. Buat apa jika kita tidak merasa bersamaNya. Rasanya akan sangat hampa&#8230;</p>
	<p>Bisakah membantu saya mas, trimakasih sebelumnya, maaf kalau merepotkan ya.   <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_wink.gif' alt=':wink:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: memeth</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1021</link>
		<pubDate>Mon, 10 Sep 2007 17:08:22 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1021</guid>
					<description>wah....baru pertama buka blog dan baca isinya, duh, tanda2nya saya bakalan nge-fans nie ;-)

mas, boleh konsultasi ga ?? pengennya si japri aja. 
btw, saya tertarik dg pernyataan (lupa, di artikel mana) bahwa purpose-lah yg memilih kita (kl ga salah). apa artinya itu ??? kok bentuknya kalimat pasif. apa itu juga berarti kita dihampiri juga olehnya ??? plis, rada g mudeng nie.

soal konsultasi, beneran ni, serius. 
utk gambaran awal, saya punya pacar, beda agama. kami merasa (dan juga bbrp teman) bhw relasi kami bersifat spiritual. masalahnya, pacar saya itu 'dikerjain' orang. kayaknya si, disantet.

emmm......bisa minta alamat imel zarasthustra ga ?? kok saya juga tertarik utk diskusi ni.

maturnuwun</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>wah&#8230;.baru pertama buka blog dan baca isinya, duh, tanda2nya saya bakalan nge-fans nie <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>mas, boleh konsultasi ga ?? pengennya si japri aja.<br />
btw, saya tertarik dg pernyataan (lupa, di artikel mana) bahwa purpose-lah yg memilih kita (kl ga salah). apa artinya itu ??? kok bentuknya kalimat pasif. apa itu juga berarti kita dihampiri juga olehnya ??? plis, rada g mudeng nie.</p>
	<p>soal konsultasi, beneran ni, serius.<br />
utk gambaran awal, saya punya pacar, beda agama. kami merasa (dan juga bbrp teman) bhw relasi kami bersifat spiritual. masalahnya, pacar saya itu &#8216;dikerjain&#8217; orang. kayaknya si, disantet.</p>
	<p>emmm&#8230;&#8230;bisa minta alamat imel zarasthustra ga ?? kok saya juga tertarik utk diskusi ni.</p>
	<p>maturnuwun
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1005</link>
		<pubDate>Thu, 30 Aug 2007 13:52:31 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1005</guid>
					<description>amiin, fajri.. terima kasih. Gimana hidup di Qatar? :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>amiin, fajri.. terima kasih. Gimana hidup di Qatar? <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: fajri</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1003</link>
		<pubDate>Thu, 30 Aug 2007 01:06:45 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-1003</guid>
					<description>Kang Herry, Subhanallah, makin hari tulisan yg dibuat makin dalam. Soalan menikah, mmg benar2 harus liLLAH, krn kecintaan terhadap makhluk dapat pudar. Tp atas dasar cinta kepadaNYA, maka segalanya akan terasa indah. Apalah yg kita cari di dunia, selain cinta dan keridhoanNYA??? Selamat mengarungi samudra rumah tangga, semoga kang Herry dan Istri bisa saling mengasah cinta, atas dasar cinta kepadaNYA..... Barakallahu laka wa baroka 'alayka wa jama'a bainakumaa fii khair.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Kang Herry, Subhanallah, makin hari tulisan yg dibuat makin dalam. Soalan menikah, mmg benar2 harus liLLAH, krn kecintaan terhadap makhluk dapat pudar. Tp atas dasar cinta kepadaNYA, maka segalanya akan terasa indah. Apalah yg kita cari di dunia, selain cinta dan keridhoanNYA??? Selamat mengarungi samudra rumah tangga, semoga kang Herry dan Istri bisa saling mengasah cinta, atas dasar cinta kepadaNYA&#8230;.. Barakallahu laka wa baroka &#8216;alayka wa jama&#8217;a bainakumaa fii khair&#8230;..
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: dimas</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-998</link>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 00:40:10 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-998</guid>
					<description>Sheikh Bawa Muhaiyaddeen berkata:

Kehidupan berumah-tangga adalah suatu rahasia besar. Terdapat banyak rahasia di dalam kehidupannya. Kehidupan berumah tangga juga penuh dengan masalah. Engkau mungkin harus memanjat gunung-gunung tinggi, engkau mungkin akan berkelana melewati padang pasir, hutan-hutan dan banyak kota, engkau mungkin akan berjalan dalam guyuran hujan atau berkelana dengan perahu di lautan. Engkau bahkan mungkin harus berenang suatu saat. Kemiskinan dan kesulitan-kesulitan lainnya akan datang. Inilah semua yang kita namakan kehidupan, dan ini adalah perjalanan yang harus engkau jalani di kehidupanmu.

Pernikahan sejati ada ketika dua orang menjadi satu dan berkelana bersama sebagai satu kesatuan. Ketika mereka berkelanan melalui laut, sang suami harus menjadi perahunya dan sang istri harus menjadi orang yang memandu perahunya. Ketika mereka memanjat gunung, sang istri harus menjadi tongkat yang digunakan untuk mendaki dan sang suami adalah pendaki gunungnya. Ketika hujan, sang suami haruslah menjadi payungnya dan sang istri adalah orang yang membawa payungnya. Ketika mereka menyeberangi padang pasir, seseorang haruslah menjadi untanya dan seorang lainnya harus menjadi penunggangnya. Terkadang posisinya harus dibalik. Seperti inilah kehidupan berumah-tangga.

Dalam setiap keadaan, sudah seharusnya terdapat kebesamaan diantara kalian. Di dalam tindakan-tindakanmu, di dalam tingkah lakumu, dalam sifat-sifatmu, dalam makanan dan minumanmu, di dalam kewajiban-kewajiban yang engkau lakukan, dalam berkecukupan dan kekurangan, dalam suka dan duka, engkau harus berada di dalam kebersamaan. Saat-saat seperti ini harus dipikul bersama. Jika engkau bisa menemukan suami yang dengannya engkau bisa menjalani hidupmu seperti ini, hal itu akan menjadi pernikahan sejati.

Kehidupan adalah perjalanan yang terus membawamu ke tempat-tempat yang berbeda. Jika sepasang istri dan suami dapat membuat perjalanan tersebut sebagai satu kesatuan, perjalanannya akan sangat baik.

------------------------------------------------
To you my love:

Selamat menempuh hidup baru sebagai seorang suami,
Semoga Allah selalu membimbingmu menuju keluarga Sakinah, Mawaddah wa Rahmah,
Semoga Rahmat dan Anugerah Allah selalu tercurah kepada keluarga mas herry setiap saat.
amin ya Rabb

with love dimas :wink:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Sheikh Bawa Muhaiyaddeen berkata:</p>
	<p>Kehidupan berumah-tangga adalah suatu rahasia besar. Terdapat banyak rahasia di dalam kehidupannya. Kehidupan berumah tangga juga penuh dengan masalah. Engkau mungkin harus memanjat gunung-gunung tinggi, engkau mungkin akan berkelana melewati padang pasir, hutan-hutan dan banyak kota, engkau mungkin akan berjalan dalam guyuran hujan atau berkelana dengan perahu di lautan. Engkau bahkan mungkin harus berenang suatu saat. Kemiskinan dan kesulitan-kesulitan lainnya akan datang. Inilah semua yang kita namakan kehidupan, dan ini adalah perjalanan yang harus engkau jalani di kehidupanmu.</p>
	<p>Pernikahan sejati ada ketika dua orang menjadi satu dan berkelana bersama sebagai satu kesatuan. Ketika mereka berkelanan melalui laut, sang suami harus menjadi perahunya dan sang istri harus menjadi orang yang memandu perahunya. Ketika mereka memanjat gunung, sang istri harus menjadi tongkat yang digunakan untuk mendaki dan sang suami adalah pendaki gunungnya. Ketika hujan, sang suami haruslah menjadi payungnya dan sang istri adalah orang yang membawa payungnya. Ketika mereka menyeberangi padang pasir, seseorang haruslah menjadi untanya dan seorang lainnya harus menjadi penunggangnya. Terkadang posisinya harus dibalik. Seperti inilah kehidupan berumah-tangga.</p>
	<p>Dalam setiap keadaan, sudah seharusnya terdapat kebesamaan diantara kalian. Di dalam tindakan-tindakanmu, di dalam tingkah lakumu, dalam sifat-sifatmu, dalam makanan dan minumanmu, di dalam kewajiban-kewajiban yang engkau lakukan, dalam berkecukupan dan kekurangan, dalam suka dan duka, engkau harus berada di dalam kebersamaan. Saat-saat seperti ini harus dipikul bersama. Jika engkau bisa menemukan suami yang dengannya engkau bisa menjalani hidupmu seperti ini, hal itu akan menjadi pernikahan sejati.</p>
	<p>Kehidupan adalah perjalanan yang terus membawamu ke tempat-tempat yang berbeda. Jika sepasang istri dan suami dapat membuat perjalanan tersebut sebagai satu kesatuan, perjalanannya akan sangat baik.</p>
	<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
To you my love:</p>
	<p>Selamat menempuh hidup baru sebagai seorang suami,<br />
Semoga Allah selalu membimbingmu menuju keluarga Sakinah, Mawaddah wa Rahmah,<br />
Semoga Rahmat dan Anugerah Allah selalu tercurah kepada keluarga mas herry setiap saat.<br />
amin ya Rabb</p>
	<p>with love dimas  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_wink.gif' alt=':wink:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: ica</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-997</link>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2007 21:06:35 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-997</guid>
					<description>pencerahan sekali pak.  terutama buat yg lagi mentok gini... niatnya nikah masih belum bener.  saya sebar ni ke temen2 yg juga lagi pada mentok... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>pencerahan sekali pak.  terutama buat yg lagi mentok gini&#8230; niatnya nikah masih belum bener.  saya sebar ni ke temen2 yg juga lagi pada mentok&#8230; <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: chacha</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-941</link>
		<pubDate>Tue, 07 Aug 2007 23:31:15 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-941</guid>
					<description>semoga rahmat Allah selalu tercurah pada mas Herry. terima kasih padaNYa yang telah memberikan pencerahan pada saya melalui tulisan anda. bravo :grin: saya tunggu lagi tulisannya tentang pernikahan ya mas? coz kasus saya menikah tanpa cinta karena orangtua, dan beberapa bulan ini saya selalu merasakan beban dlam kehidupan berumah tangga. tapi setelah membaca tulisan mas herry.... thanks to Allah SWT</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>semoga rahmat Allah selalu tercurah pada mas Herry. terima kasih padaNYa yang telah memberikan pencerahan pada saya melalui tulisan anda. bravo  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':grin:' class='wp-smiley' />  saya tunggu lagi tulisannya tentang pernikahan ya mas? coz kasus saya menikah tanpa cinta karena orangtua, dan beberapa bulan ini saya selalu merasakan beban dlam kehidupan berumah tangga. tapi setelah membaca tulisan mas herry&#8230;. thanks to Allah SWT
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-928</link>
		<pubDate>Fri, 03 Aug 2007 00:28:47 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-928</guid>
					<description>Lho, kok minta maaf..? Saya yang makasih malah Pak :)

Benar, semoga silaturahmi terus berlanjut. Salam juga! </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Lho, kok minta maaf..? Saya yang makasih malah Pak <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>Benar, semoga silaturahmi terus berlanjut. Salam juga!
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-924</link>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 20:21:57 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-924</guid>
					<description>Terima kasih Pak atas kunjungannya ke blog saya. Jadi ge-er nih. Saya mohon maaf jika blog Bapak sudah lama saya link di brogroll, tanpa minta izin terlebih dahulu. Habis, postingan Bapak bagus-bagus, sih. Semoga silaturahmi kita secara online bisa terus berlanjut. Terima kasih dan salam budaya!</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Terima kasih Pak atas kunjungannya ke blog saya. Jadi ge-er nih. Saya mohon maaf jika blog Bapak sudah lama saya link di brogroll, tanpa minta izin terlebih dahulu. Habis, postingan Bapak bagus-bagus, sih. Semoga silaturahmi kita secara online bisa terus berlanjut. Terima kasih dan salam budaya!
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Fara</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-845</link>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2007 04:58:08 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-845</guid>
					<description>Assalamu'alaikum,

Pak, salam kenal. saya minta ijin copy paste satu paragraf dari tulisan diatas untuk blog saya. trims.

Wass.

Fara</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamu&#8217;alaikum,</p>
	<p>Pak, salam kenal. saya minta ijin copy paste satu paragraf dari tulisan diatas untuk blog saya. trims.</p>
	<p>Wass.</p>
	<p>Fara
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: khairulu</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-833</link>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 09:08:07 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-833</guid>
					<description>membagi atensi memang lebih dari sekedar membagi waktu.

mungkin artikel &lt;strong&gt;&lt;a href=&quot;http://sepia.blogsome.com/2006/09/18/manajemen-waktu-sendiri-berdua-dan-bersama/&quot;&gt;'Manajemen Waktu: Sendiri, Berdua dan Bersama'&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; ini relevan.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>membagi atensi memang lebih dari sekedar membagi waktu.</p>
	<p>mungkin artikel <strong><a href="http://sepia.blogsome.com/2006/09/18/manajemen-waktu-sendiri-berdua-dan-bersama/">&#8216;Manajemen Waktu: Sendiri, Berdua dan Bersama&#8217;</a></strong> ini relevan.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: danalingga</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-832</link>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 20:58:33 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-832</guid>
					<description>Wah baca artikel di atas entah kenapa saya jadi teringat kamasutra. Sepertinya tujuannya sama yakni meningkatkan kualitas diri melalui pasangan kita.  </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Wah baca artikel di atas entah kenapa saya jadi teringat kamasutra. Sepertinya tujuannya sama yakni meningkatkan kualitas diri melalui pasangan kita.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: gracehime</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-828</link>
		<pubDate>Fri, 06 Jul 2007 01:55:30 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-828</guid>
					<description>keren!
slama ini saya pikir menikah hanya menikah,,
tetapi maknanya jauh lebih indah dan dlm drpd otak saya yg kerdil..
menikah dan menjadikan pernikahan jalan untuk meraih cinta tertinggi begitu kan?
kata ibu saya &quot;surga istri berada pada suaminya.jika ia dpt suami yang baik, maka bersyukurlah ia dpt tuntunan menuju ke syurga, bila ia mendapat suami jahat, maka bersyukurlah karna jika ia sabar maka itulah syurga baginya&quot;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>keren!<br />
slama ini saya pikir menikah hanya menikah,,<br />
tetapi maknanya jauh lebih indah dan dlm drpd otak saya yg kerdil..<br />
menikah dan menjadikan pernikahan jalan untuk meraih cinta tertinggi begitu kan?<br />
kata ibu saya &#8220;surga istri berada pada suaminya.jika ia dpt suami yang baik, maka bersyukurlah ia dpt tuntunan menuju ke syurga, bila ia mendapat suami jahat, maka bersyukurlah karna jika ia sabar maka itulah syurga baginya&#8221;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: dwi</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-827</link>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2007 12:59:16 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-827</guid>
					<description>huaaaahhhh bagusss bgt
terimakasih untuk pencerahannya :)
salam knal</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>huaaaahhhh bagusss bgt<br />
terimakasih untuk pencerahannya <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
salam knal
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: btyop</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-826</link>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2007 07:01:50 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-826</guid>
					<description>artikel yang sangat memberikan pencerahan, terimakasih ^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>artikel yang sangat memberikan pencerahan, terimakasih ^_^
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-825</link>
		<pubDate>Tue, 03 Jul 2007 16:44:20 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-825</guid>
					<description>makasih juga neng ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>makasih juga neng <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: neng kinceu</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-822</link>
		<pubDate>Tue, 03 Jul 2007 09:49:29 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-822</guid>
					<description>sekali lagi terima kasih atas pencerahannya. :smile:,kok ya pas banget,pas saya lagi gundah,trus saya buka blog ini, eh,ternyata ada tulisan ini.Helps me a lot.
Ternyata makna pernikahan jauh lebih dalem lagi dari yang saya tau selama ini. terimakasih banyak ya mas her!ditunggu lagi postingan2 yang membantu untuk dapet pencerahan lagi,hehehe.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>sekali lagi terima kasih atas pencerahannya.  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' /> ,kok ya pas banget,pas saya lagi gundah,trus saya buka blog ini, eh,ternyata ada tulisan ini.Helps me a lot.<br />
Ternyata makna pernikahan jauh lebih dalem lagi dari yang saya tau selama ini. terimakasih banyak ya mas her!ditunggu lagi postingan2 yang membantu untuk dapet pencerahan lagi,hehehe.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: wahyu</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-819</link>
		<pubDate>Sun, 01 Jul 2007 10:35:17 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-819</guid>
					<description>wah..udah lama nggak ada artikel. Tau-tau nongol masalah nikah, emang yang ditanya sudah berpengalaman?:razz:

jangan puja cinta, namun cintailah pemilik cinta
jangan kejar kebahagiaan, kejarlah pencipta kebahagiaan
jangan banyak berharap dari makhluk karena hanya menyebabkan kau kecewa
jangan berniat untuk menikah biarkan nikah yang mendatangimu:razz:, dan jangan lari bila engkau bertemu nikah

janganlah menikah karena syahwat meski itu jalan yang benar, menikahlah karena Allah yang sudah menetapkan, tahun, tanggal dan dimana nikah terjadi, dengan atau tanpa syahwat. Jadi lebih baik tanpa syahwat. 

Pernikahan yang ideal terjadi tanpa ikhtiar, dalam kondisi mendekatkan dan merendahkan diri kepada Sang Pendefinisi

Siapkan anak-anakmu untuk menikah sejak dini. Saat mereka akil balik siapkan untuk melamar atau dilamar, meski mereka baru berusia 9 tahun! Karena demikianlah agama kita memberikan teladan. Jumlah umur bukan penunjuk kedewasaan, namun akil baliklah penunjuk kedewasaan.
Nikahkanlah anakmu saat mereka sudah siap menikah, jangan malah halangi. Hari ini banyak yang lebih rela berzina daripada nikah. Beginilah hebatnya setan membalik-balikkan nilai.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>wah..udah lama nggak ada artikel. Tau-tau nongol masalah nikah, emang yang ditanya sudah berpengalaman? <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_razz.gif' alt=':razz:' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>jangan puja cinta, namun cintailah pemilik cinta<br />
jangan kejar kebahagiaan, kejarlah pencipta kebahagiaan<br />
jangan banyak berharap dari makhluk karena hanya menyebabkan kau kecewa<br />
jangan berniat untuk menikah biarkan nikah yang mendatangimu <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_razz.gif' alt=':razz:' class='wp-smiley' /> , dan jangan lari bila engkau bertemu nikah</p>
	<p>janganlah menikah karena syahwat meski itu jalan yang benar, menikahlah karena Allah yang sudah menetapkan, tahun, tanggal dan dimana nikah terjadi, dengan atau tanpa syahwat. Jadi lebih baik tanpa syahwat. </p>
	<p>Pernikahan yang ideal terjadi tanpa ikhtiar, dalam kondisi mendekatkan dan merendahkan diri kepada Sang Pendefinisi</p>
	<p>Siapkan anak-anakmu untuk menikah sejak dini. Saat mereka akil balik siapkan untuk melamar atau dilamar, meski mereka baru berusia 9 tahun! Karena demikianlah agama kita memberikan teladan. Jumlah umur bukan penunjuk kedewasaan, namun akil baliklah penunjuk kedewasaan.<br />
Nikahkanlah anakmu saat mereka sudah siap menikah, jangan malah halangi. Hari ini banyak yang lebih rela berzina daripada nikah. Beginilah hebatnya setan membalik-balikkan nilai.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-801</link>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2007 18:27:27 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-801</guid>
					<description>@ arief : apa kabar? :) untuk dikutip, monggo...

@ eva, wa alaikum salaam. 'bajak' untuk blog? monggo... :smile:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>@ arief : apa kabar? <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  untuk dikutip, monggo&#8230;</p>
	<p>@ eva, wa alaikum salaam. &#8216;bajak&#8217; untuk blog? monggo&#8230;  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: eva handayani</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-800</link>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2007 17:43:39 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2007/06/19/pernikahan-mengasah-diri-melalui-pasangan/#comment-800</guid>
					<description>Assalammualaikum...udah lama gak ngasi comment :)
Wah seneng banget, akhirnya muncul juga tulisan dengan tema pernikahan.Tulisan diatas bener2 ngasi banyak pencerahan.Dulu, saat wacana ttg pernikahan mulai hinggap di kepala saya,saya berfikir bahwa cinta adalah segala2nya.semuanya bisa selesai dengan cinta dan pernikahan selalu berbanding lurus dgn kebahagiaan.tetapi sekarang, saya sadar bahwa kebahagiaan dalam pernikahan,yang bulat, yang seratus persen, hanya ada di negeri dongeng saja ;) pada akhirnya, pernikahan adalah benar2 aktualisasi dari taqwa dan bukan hanya sekedar ‘cinta’. nah, masalahnya semakin saya berusaha mencari tau, konsep pernikahan dalam benak saya pun menjadi semakin rumit, dan kadang2 malah bikin jadi takut menikah hehehe…kapan2 bikin tulisan tentang pernikahan lagi ya  oya, tulisannya mo saya ‘bajak’ gpp kan? </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalammualaikum&#8230;udah lama gak ngasi comment <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Wah seneng banget, akhirnya muncul juga tulisan dengan tema pernikahan.Tulisan diatas bener2 ngasi banyak pencerahan.Dulu, saat wacana ttg pernikahan mulai hinggap di kepala saya,saya berfikir bahwa cinta adalah segala2nya.semuanya bisa selesai dengan cinta dan pernikahan selalu berbanding lurus dgn kebahagiaan.tetapi sekarang, saya sadar bahwa kebahagiaan dalam pernikahan,yang bulat, yang seratus persen, hanya ada di negeri dongeng saja <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  pada akhirnya, pernikahan adalah benar2 aktualisasi dari taqwa dan bukan hanya sekedar ‘cinta’. nah, masalahnya semakin saya berusaha mencari tau, konsep pernikahan dalam benak saya pun menjadi semakin rumit, dan kadang2 malah bikin jadi takut menikah hehehe…kapan2 bikin tulisan tentang pernikahan lagi ya  oya, tulisannya mo saya ‘bajak’ gpp kan? 
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
