<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Apakah Makna &#8216;Taubat&#8217; itu?</title>
	<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/</link>
	<description>Herry Mardian's site: Kumpulan artikel, renungan, tulisan, dan jurnal tentang Allah, jati diri, makna Al-Qur'an, makna agama dan makna hidup.</description>
	<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 09:43:09 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: iq</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-2313</link>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 10:55:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-2313</guid>
					<description>mohon ijin mas meng-copy yaa...:grin:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>mohon ijin mas meng-copy yaa&#8230; <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':grin:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: krulayar</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-2096</link>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 00:28:34 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-2096</guid>
					<description>
ALLAH BERADA DI BUMI MENJELANG KIAMAT!!!!

Tenang-tenangkan diri...
Sila layari http://manatuhanallah.wordpress.com/
Terima Kasih

Krulayar</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>ALLAH BERADA DI BUMI MENJELANG KIAMAT!!!!</p>
	<p>Tenang-tenangkan diri&#8230;<br />
Sila layari <a href='http://manatuhanallah.wordpress.com/' rel='nofollow'>http://manatuhanallah.wordpress.com/</a><br />
Terima Kasih</p>
	<p>Krulayar
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: mastura</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-1696</link>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 01:12:51 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-1696</guid>
					<description>sesungguhnya Allah telah menemukan blog ini kepada saya...saya amat berterima kasih...kerana terdapat info yg amat saya cari...alhamdullilah...saya menemuinya....bersyukur kpd Nya...terima kasih :) semoga Allah membalas semuanya....:smile:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>sesungguhnya Allah telah menemukan blog ini kepada saya&#8230;saya amat berterima kasih&#8230;kerana terdapat info yg amat saya cari&#8230;alhamdullilah&#8230;saya menemuinya&#8230;.bersyukur kpd Nya&#8230;terima kasih <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  semoga Allah membalas semuanya&#8230;. <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Mia</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-1112</link>
		<pubDate>Sun, 11 Nov 2007 10:32:17 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-1112</guid>
					<description>Salam Aleikum...

Dik Herry, article ini amat baik dan membuka mata, izinkan saya re-publish this article in my multiply page. Thank you...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Salam Aleikum&#8230;</p>
	<p>Dik Herry, article ini amat baik dan membuka mata, izinkan saya re-publish this article in my multiply page. Thank you&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: abdillah</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-1069</link>
		<pubDate>Sat, 29 Sep 2007 05:39:37 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-1069</guid>
					<description>taubat = kembali menjadi hamba Allah, mengabdi (beribadah) kepada Allah, menyembah hanya Allah, menjalankan kewajiban dan meninggalkan larangannya, mengikuti sunnah RasulNya dan menghindari hal-hal yang dimakruhkan.

taubat = sadar diri telah melakukan kesalahan (lalai dalam pengabdian kepada Allah), istighfar (mohon maaf) atas kesalahan yang telah dilakukan, diikuti dengan amal shalih (berbuat kebajikan) menunaikan kuwajiban dan meninggalkan kemaksiatan, serta berbuat ihsan (wajib + sunnah)
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>taubat = kembali menjadi hamba Allah, mengabdi (beribadah) kepada Allah, menyembah hanya Allah, menjalankan kewajiban dan meninggalkan larangannya, mengikuti sunnah RasulNya dan menghindari hal-hal yang dimakruhkan.</p>
	<p>taubat = sadar diri telah melakukan kesalahan (lalai dalam pengabdian kepada Allah), istighfar (mohon maaf) atas kesalahan yang telah dilakukan, diikuti dengan amal shalih (berbuat kebajikan) menunaikan kuwajiban dan meninggalkan kemaksiatan, serta berbuat ihsan (wajib + sunnah)
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Bang Thoyib</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-1051</link>
		<pubDate>Wed, 19 Sep 2007 12:44:10 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-1051</guid>
					<description>Maksutte si mas, kalopun elo dikenal pemaap, tapi sifat kepemaapan elo itu ya kagak ada implikasinya sama orang yang kagak elo kenal, ato ma orang yang emang kagak pernah minta maap ke elo... gitu aja kok repot. </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Maksutte si mas, kalopun elo dikenal pemaap, tapi sifat kepemaapan elo itu ya kagak ada implikasinya sama orang yang kagak elo kenal, ato ma orang yang emang kagak pernah minta maap ke elo&#8230; gitu aja kok repot.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: joko</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-1045</link>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2007 17:10:37 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-1045</guid>
					<description>Mas, apa iya nih:

&quot;Jika kita misalnya dikenal sebagai orang yang pemaaf, tentu sifat pemaaf kita tidak ada implikasinya terhadap orang yang tidak kita kenal. Jadi, kepemaafan kita berlaku pada orang tertentu saja, tidak dengan sendirinya pada semua orang.&quot;

Kalau kaki kita nggak sengaja diinjek orang yang tidak kita kenal trus kita maafin, gimana dong ceritanya?
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Mas, apa iya nih:</p>
	<p>&#8220;Jika kita misalnya dikenal sebagai orang yang pemaaf, tentu sifat pemaaf kita tidak ada implikasinya terhadap orang yang tidak kita kenal. Jadi, kepemaafan kita berlaku pada orang tertentu saja, tidak dengan sendirinya pada semua orang.&#8221;</p>
	<p>Kalau kaki kita nggak sengaja diinjek orang yang tidak kita kenal trus kita maafin, gimana dong ceritanya?
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: s</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-970</link>
		<pubDate>Tue, 14 Aug 2007 23:41:27 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-970</guid>
					<description>Bagaimana kalau Taubat itu seperti begini
Taubat ~ taaba : kembali

“Karena itu beristighfarlah kepada-Nya,kemudian bertaubatlah kepada-Nya”(QS.11:61)
mohonlah ampunan kepadaNya,kemudian kembalilah kepadaNYa.


Timbul satu pertanyaan apanya yang harus kembali kepadaNya ?


Satu kenyataan hidup seseorang adalah satu pembuktian atas satu pandangan dan sikap hidupnya. Jika satu kenyataan baik maka dikatakan sebagai satu pandangan dan sikap hidupnya baik.demikian pula sebaliknya,bila kenyataan buruk/kacau balau maka dikatakan sebagai satu pandangan dan sikap hidupnya buruk/kacau.

Hingga Taubat adalah merubah pola pikir (mengembalikan pandangan dan sikap hidup syar atas pemikiran dzulumat kepada pandangan dan sikap hidup Nur menurut ajaran Allah) 

“Mohonlah ampunan kepadaNya, kemudian kembalikanlah pandangan dan sikap hidupmu kepada pandangan dan sikap hidup Nur menurut ajaran Allah SWT”

wasalam …
 nimbrung lagi nich..:smile:
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Bagaimana kalau Taubat itu seperti begini<br />
Taubat ~ taaba : kembali</p>
	<p>“Karena itu beristighfarlah kepada-Nya,kemudian bertaubatlah kepada-Nya”(QS.11:61)<br />
mohonlah ampunan kepadaNya,kemudian kembalilah kepadaNYa.</p>
	<p>Timbul satu pertanyaan apanya yang harus kembali kepadaNya ?</p>
	<p>Satu kenyataan hidup seseorang adalah satu pembuktian atas satu pandangan dan sikap hidupnya. Jika satu kenyataan baik maka dikatakan sebagai satu pandangan dan sikap hidupnya baik.demikian pula sebaliknya,bila kenyataan buruk/kacau balau maka dikatakan sebagai satu pandangan dan sikap hidupnya buruk/kacau.</p>
	<p>Hingga Taubat adalah merubah pola pikir (mengembalikan pandangan dan sikap hidup syar atas pemikiran dzulumat kepada pandangan dan sikap hidup Nur menurut ajaran Allah) </p>
	<p>“Mohonlah ampunan kepadaNya, kemudian kembalikanlah pandangan dan sikap hidupmu kepada pandangan dan sikap hidup Nur menurut ajaran Allah SWT”</p>
	<p>wasalam …<br />
 nimbrung lagi nich.. <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: tamrin la taangi</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-969</link>
		<pubDate>Tue, 14 Aug 2007 20:49:45 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-969</guid>
					<description>asalamuallaikum wr.wb... 
kirimin ke email gw ana domg


</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>asalamuallaikum wr.wb&#8230;<br />
kirimin ke email gw ana domg
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: rahman Khaidir</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-702</link>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2007 15:52:29 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-702</guid>
					<description>makasih saya dapat ilmu dari taubat yang disampaikan mas herry. untuk mira saya ingin berbagi. saat ini saya berkeyakinan bahwa segala niat dan sumber pemikiran kita dari Alloh. Dan Alloh berbuat untuk hambanya akan sesuai dengan prasangka hamba itu sendiri. Solusi yang lebih cepat dan praktis yang saya rasakan adalah perteballah keinginan kita untuk memahami Alloh, terus mengingat-Nya dan berusaha untuk brjalan sesuai keinginanNya. Termasuk diantaranya : membaca literatur2, bertanya kepada orang yang bertafakur, mencintai dan merindu-Nya. Dan yang saya pahami dan rasakan, dikala saya ingin terus memahami Alloh, Dia terus membuka kejelekan, keburukan dan sifat saya. Dan sekarang sayapun jadi rindu akan diri saya yang sebenarnya. ah..betapa uniknya manusia.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>makasih saya dapat ilmu dari taubat yang disampaikan mas herry. untuk mira saya ingin berbagi. saat ini saya berkeyakinan bahwa segala niat dan sumber pemikiran kita dari Alloh. Dan Alloh berbuat untuk hambanya akan sesuai dengan prasangka hamba itu sendiri. Solusi yang lebih cepat dan praktis yang saya rasakan adalah perteballah keinginan kita untuk memahami Alloh, terus mengingat-Nya dan berusaha untuk brjalan sesuai keinginanNya. Termasuk diantaranya : membaca literatur2, bertanya kepada orang yang bertafakur, mencintai dan merindu-Nya. Dan yang saya pahami dan rasakan, dikala saya ingin terus memahami Alloh, Dia terus membuka kejelekan, keburukan dan sifat saya. Dan sekarang sayapun jadi rindu akan diri saya yang sebenarnya. ah..betapa uniknya manusia.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-406</link>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2006 01:21:48 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-406</guid>
					<description>Untuk mira,

susah menentukan 'apa yang menyebabkan' Allah memanggil seorang hamba untuk bertaubat. Karena pada dasarnya, Dia Maha Berkehendak, dan terlepas dari sebab-akibat.

Tapi ada hadits Rasulullah saw:

&quot;Ihfazhillah, yahfazhik.&quot; Jagalah Allah, maka Ia akan menjagamu. 

Kata &lt;em&gt;hafizh&lt;/em&gt; artinya 'menjaga', menjaga diri dari dosa-dosa, dan menjaga perintah Allah. 

Imam At-Tirmidzi berkata hal yang senada: 

&quot;Jagalah Allah, niscaya Dia menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kamu mendapati-Nya bersamamu. Jika memohon, memohonlah pada Allah. Jika meminta pertolongan, mintalah pertolongan pada Allah.&quot; Imam At-Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan shahih.

Tapi di atas semuanya, yang terutama adalah 'keinginan kita untuk kembali kepada-Nya, atau 'taubat'. Kata 'taubat' berasal dari 'taaba' artinya kembali. 

&lt;em&gt;&quot;Inilah yang selalu dijanjikan kepadamu, yaitu setiap hamba yang selalu kembali (pada Allah) lagi menjaga (Nya). Yaitu mereka yang takut kepada Ar-Rahmaan walaupun Dia tidak kelihatan olehnya, dan dia datang dengan hati yang bertaubat.&quot;&lt;/em&gt; Q. S. [50] : 32 - 33.

Tahu kan hadits yang bunyinya kurang lebih, &quot;barangsiapa yang mendatangi Allah sejengkal, maka Dia akan mendatanginya sehasta. Barangsiapa mendatangi Allah sehasta, maka Dia mendatanginya sedepa. Barangsiapa yang mendatangi Allah dengan berjalan, maka Dia akan mendatanginya dengan berlari, dst...&quot;

Terimakasih atas kunjungannya dan komennya :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Untuk mira,</p>
	<p>susah menentukan &#8216;apa yang menyebabkan&#8217; Allah memanggil seorang hamba untuk bertaubat. Karena pada dasarnya, Dia Maha Berkehendak, dan terlepas dari sebab-akibat.</p>
	<p>Tapi ada hadits Rasulullah saw:</p>
	<p>&#8220;Ihfazhillah, yahfazhik.&#8221; Jagalah Allah, maka Ia akan menjagamu. </p>
	<p>Kata <em>hafizh</em> artinya &#8216;menjaga&#8217;, menjaga diri dari dosa-dosa, dan menjaga perintah Allah. </p>
	<p>Imam At-Tirmidzi berkata hal yang senada: </p>
	<p>&#8220;Jagalah Allah, niscaya Dia menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kamu mendapati-Nya bersamamu. Jika memohon, memohonlah pada Allah. Jika meminta pertolongan, mintalah pertolongan pada Allah.&#8221; Imam At-Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan shahih.</p>
	<p>Tapi di atas semuanya, yang terutama adalah &#8216;keinginan kita untuk kembali kepada-Nya, atau &#8216;taubat&#8217;. Kata &#8216;taubat&#8217; berasal dari &#8216;taaba&#8217; artinya kembali. </p>
	<p><em>&#8220;Inilah yang selalu dijanjikan kepadamu, yaitu setiap hamba yang selalu kembali (pada Allah) lagi menjaga (Nya). Yaitu mereka yang takut kepada Ar-Rahmaan walaupun Dia tidak kelihatan olehnya, dan dia datang dengan hati yang bertaubat.&#8221;</em> Q. S. [50] : 32 - 33.</p>
	<p>Tahu kan hadits yang bunyinya kurang lebih, &#8220;barangsiapa yang mendatangi Allah sejengkal, maka Dia akan mendatanginya sehasta. Barangsiapa mendatangi Allah sehasta, maka Dia mendatanginya sedepa. Barangsiapa yang mendatangi Allah dengan berjalan, maka Dia akan mendatanginya dengan berlari, dst&#8230;&#8221;</p>
	<p>Terimakasih atas kunjungannya dan komennya <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: seeguide</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-405</link>
		<pubDate>Mon, 09 Oct 2006 23:19:42 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-405</guid>
					<description>Pertanyaannya, apakah dengan mengetahui kriteria, akan membuat kita bertaubat?
Kalaulah ada kriteria, maka itu adalah kebutuhan bertaubat. Barangsiapa butuh bertaubat, maka dia dipanggil oleh Allah swt.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Pertanyaannya, apakah dengan mengetahui kriteria, akan membuat kita bertaubat?<br />
Kalaulah ada kriteria, maka itu adalah kebutuhan bertaubat. Barangsiapa butuh bertaubat, maka dia dipanggil oleh Allah swt.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: mira</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-402</link>
		<pubDate>Mon, 02 Oct 2006 10:24:30 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-402</guid>
					<description>saya tau blog ini dari seorg tmn, n alhamdulillah, saya suka artikel2nya.. ada kata2 di artikel ttg taubat ini yg menumbuhkan tanda tanya di hati saya, &quot;Taubat sesungguhnya merupakan panggilan Allah. Manusia sama sekali tidak bisa membuat dirinya sendiri ingin bertaubat. Allah sendirilah yang menumbuhkan keinginan bertaubat di dalam kalbu anda.&quot;
Pertanyaannya, apakah Allah menentukan hamba yg akan dipanggil-Nya gitu aja? atau ada kriteria ttt yg membuat Allah memanggilnya? misalnya, Allah memanggil A bertaubat, sedangkan B tdk dipanggil.. apa ada nilai plus yg dimiliki A shg Allah memanggil-Nya? atau gmn? yang saya tangkap dr kalimat tsb, seakan2 manusia sifatnya pasif, pasrah menerima apapun yg ditentukan Allah baginya.. juga yg di artikel ttg Mitos: Allah menentukan hamba-Nya beriman/tdk.. 
Insya Allah, pertanyaan ini semata2 hanya utk mencari kebenaran, ga ada mksd berdebat or mencari kesalahan.. jzk..</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>saya tau blog ini dari seorg tmn, n alhamdulillah, saya suka artikel2nya.. ada kata2 di artikel ttg taubat ini yg menumbuhkan tanda tanya di hati saya, &#8220;Taubat sesungguhnya merupakan panggilan Allah. Manusia sama sekali tidak bisa membuat dirinya sendiri ingin bertaubat. Allah sendirilah yang menumbuhkan keinginan bertaubat di dalam kalbu anda.&#8221;<br />
Pertanyaannya, apakah Allah menentukan hamba yg akan dipanggil-Nya gitu aja? atau ada kriteria ttt yg membuat Allah memanggilnya? misalnya, Allah memanggil A bertaubat, sedangkan B tdk dipanggil.. apa ada nilai plus yg dimiliki A shg Allah memanggil-Nya? atau gmn? yang saya tangkap dr kalimat tsb, seakan2 manusia sifatnya pasif, pasrah menerima apapun yg ditentukan Allah baginya.. juga yg di artikel ttg Mitos: Allah menentukan hamba-Nya beriman/tdk..<br />
Insya Allah, pertanyaan ini semata2 hanya utk mencari kebenaran, ga ada mksd berdebat or mencari kesalahan.. jzk..
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: albazrah</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-399</link>
		<pubDate>Wed, 27 Sep 2006 09:53:54 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-399</guid>
					<description>Bertaubat, tapi buat lagi. Baertaubat, tapi buat lagi, Bertaubat, tapi buat lagi. Lemahnya... </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Bertaubat, tapi buat lagi. Baertaubat, tapi buat lagi, Bertaubat, tapi buat lagi. Lemahnya&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Isa</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-397</link>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2006 12:56:07 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-397</guid>
					<description>Mungkin mirip dg perumpamaan pesawat terbang. Dalam perjalanan udara, ternyata pesawat umumnya melenceng pada sebagian besar waktu terbangnya. Apa yang membuatnya tetap sampai tujuan adalah krn adanya feedback terus-menerus dan usaha perbaikan yang terus-menerus juga. Jadi, memang jangan putus asa kalau kita gagal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Mungkin mirip dg perumpamaan pesawat terbang. Dalam perjalanan udara, ternyata pesawat umumnya melenceng pada sebagian besar waktu terbangnya. Apa yang membuatnya tetap sampai tujuan adalah krn adanya feedback terus-menerus dan usaha perbaikan yang terus-menerus juga. Jadi, memang jangan putus asa kalau kita gagal.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Love</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-395</link>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2006 23:36:46 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-395</guid>
					<description>Peace.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Peace.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-394</link>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2006 23:34:01 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-394</guid>
					<description>Silakan, ya Nai. Untuk Alqasam? No problem, as long as you put the clear link to this source page..

Thanks for your time :)
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Silakan, ya Nai. Untuk Alqasam? No problem, as long as you put the clear link to this source page..</p>
	<p>Thanks for your time <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: nai</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-392</link>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2006 13:40:20 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-392</guid>
					<description>terima kasih utk post ini..boleh diambil ya untk bacaan sendiri-sendiri dan sahabat-sahabat.?</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>terima kasih utk post ini..boleh diambil ya untk bacaan sendiri-sendiri dan sahabat-sahabat.?
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: QZoners</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-390</link>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2006 06:38:51 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2006/09/15/apakah-makna-taubat-itu/#comment-390</guid>
					<description>Memang, ndak semua orang bisa bertaubat dengan baik. Apalagi tak mengulangi kesalahan yang sama. Terkadang kita terjebak juga untukmelakukan kesalahan yang kedua kalinya</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Memang, ndak semua orang bisa bertaubat dengan baik. Apalagi tak mengulangi kesalahan yang sama. Terkadang kita terjebak juga untukmelakukan kesalahan yang kedua kalinya
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
