<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Waham &#8216;Kesolehan&#8217;, Waham &#8216;Kekasih Allah&#8217;, Waham &#8216;Pembimbing Spiritual&#8217;</title>
	<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/</link>
	<description>Herry Mardian's site: Kumpulan artikel, renungan, tulisan, dan jurnal tentang Allah, jati diri, makna Al-Qur'an, makna agama dan makna hidup.</description>
	<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 16:13:45 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: bahtiar</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1515</link>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 19:21:14 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1515</guid>
					<description>@ HAMBA
Bayi tidak merasakan sakit?
Kok bayi nangis kalau dicubit?:roll:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>@ HAMBA<br />
Bayi tidak merasakan sakit?<br />
Kok bayi nangis kalau dicubit? <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: hamba</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1496</link>
		<pubDate>Sun, 04 May 2008 19:50:40 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1496</guid>
					<description>setuju bahwa Fir'aun adalah contoh zalim melampaui batas jangan ditiru. karena Al-Quran sudah menyebutkan demikian, jadi jangan khawatir, kita tetap sepaham tentangnya.

setelah insyaf pas mau tenggelam akhirnya Fir'aun diselamatkan, terjemahan: “Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu”.

1. diselamatkan lalu pulang dan menceritakan pengalaman pengejaran, memimpin negeri dengan ajaran monotheis berserah diri pada Allah (saya agak ragu dengan yang ini).

2. diselamatkan badannya (dalam keadaan mati) oleh keluarga khususnya isterinya, diikuti anaknya yang masih kecil itu.

istrinya disebut di Al-Quran sebagai contoh orang yang beriman, dan mungkin anaknya itulah penerus tahta Fir'aun dengan ajaran monotheis. (cek wiki: Akhenaten)

tergantung ketepatan terjemahan kata arab &quot;badanmu&quot;. soalnya saya temukan ada terjemahan berbunyi &quot;isteri&quot; dan &quot;istri&quot; itu contoh terjemahan salah ketik. sedangkan diluar sana banyak non-muslim cari masalah karena bingung tentang tenggelamnya Fir'aun. menurut saya &quot;ditenggelamkan&quot; maksudnya adalah Fir'aun sepasukan sudah disaksikan oleh umum (Bani Israil) kecelup air laut dan dipastikan semua mati tenggelam, pas Bani Israil pada pergi melanjutkan perjalanan, Fir'aun diselamatkan oleh-Nya, entah cuma badan atau sekalian hidupnya. sekali lagi semua tergantung keakurasian terjemahan. hanya Allah yang maha mengetahui.

Firaun disebut berkali-kali di Al-Quran, istrinya juga ditulis tanpa disebutkan namanya. jadi sekali lagi jika &quot;tidak sangat penting banget&quot; Al-Quran tidak akan sembarangan menyebut nama individu, baik dia sangat alim atau jahat. jadi siapa Fir'aun yang selalu disebut-sebut menurut pendapat saudara-saudara?

menurut saya: Fir'aun itu tetap seorang zalim melampaui batas dan jangan ditiru. cuma mari kita berusaha peka melihat karakter supaya tahu mana guru sejati meskipun mengenakan berbagai jubah, sesuai artikel waham kesolehan ini.

walahu'alam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>setuju bahwa Fir&#8217;aun adalah contoh zalim melampaui batas jangan ditiru. karena Al-Quran sudah menyebutkan demikian, jadi jangan khawatir, kita tetap sepaham tentangnya.</p>
	<p>setelah insyaf pas mau tenggelam akhirnya Fir&#8217;aun diselamatkan, terjemahan: “Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu”.</p>
	<p>1. diselamatkan lalu pulang dan menceritakan pengalaman pengejaran, memimpin negeri dengan ajaran monotheis berserah diri pada Allah (saya agak ragu dengan yang ini).</p>
	<p>2. diselamatkan badannya (dalam keadaan mati) oleh keluarga khususnya isterinya, diikuti anaknya yang masih kecil itu.</p>
	<p>istrinya disebut di Al-Quran sebagai contoh orang yang beriman, dan mungkin anaknya itulah penerus tahta Fir&#8217;aun dengan ajaran monotheis. (cek wiki: Akhenaten)</p>
	<p>tergantung ketepatan terjemahan kata arab &#8220;badanmu&#8221;. soalnya saya temukan ada terjemahan berbunyi &#8220;isteri&#8221; dan &#8220;istri&#8221; itu contoh terjemahan salah ketik. sedangkan diluar sana banyak non-muslim cari masalah karena bingung tentang tenggelamnya Fir&#8217;aun. menurut saya &#8220;ditenggelamkan&#8221; maksudnya adalah Fir&#8217;aun sepasukan sudah disaksikan oleh umum (Bani Israil) kecelup air laut dan dipastikan semua mati tenggelam, pas Bani Israil pada pergi melanjutkan perjalanan, Fir&#8217;aun diselamatkan oleh-Nya, entah cuma badan atau sekalian hidupnya. sekali lagi semua tergantung keakurasian terjemahan. hanya Allah yang maha mengetahui.</p>
	<p>Firaun disebut berkali-kali di Al-Quran, istrinya juga ditulis tanpa disebutkan namanya. jadi sekali lagi jika &#8220;tidak sangat penting banget&#8221; Al-Quran tidak akan sembarangan menyebut nama individu, baik dia sangat alim atau jahat. jadi siapa Fir&#8217;aun yang selalu disebut-sebut menurut pendapat saudara-saudara?</p>
	<p>menurut saya: Fir&#8217;aun itu tetap seorang zalim melampaui batas dan jangan ditiru. cuma mari kita berusaha peka melihat karakter supaya tahu mana guru sejati meskipun mengenakan berbagai jubah, sesuai artikel waham kesolehan ini.</p>
	<p>walahu&#8217;alam.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: hamba</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1494</link>
		<pubDate>Sun, 04 May 2008 19:13:04 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1494</guid>
					<description>masih curiga oh curiga psikoanalis. mohon maaf dilanjutkan sedikit. mungkin bisa buat contoh yang suka psikologi.

[26:23] Fir'aun bertanya: &quot;Siapa Tuhan semesta alam itu?&quot;

[26:25] Berkata Fir'aun kepada orang-orang sekelilingnya: &quot;Apakah kamu tidak mendengarkan?&quot;

[43:51] Dan Fir'aun berseru kepada kaumnya (seraya) berkata: &quot;Hai kaumku, bukankah kerajaan Mesir ini kepunyaanku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku; maka apakah kamu tidak melihat(nya)?

hehehe malah tanya dia, orang jahat menjawab &quot;ngawur kamu!&quot; diakhiri dengan membunuh. lha ini rakyatnya yang disuruh mendengar, pihak dikritik biasanya menyuruh &quot;diam!&quot;. dunia tahu emang dia raja mesir, kalimatnya malah cenderung sopan jika dikatakan sebagai perlawanan.

Fir'aun seperti intelek yang pura-pura oon, dialognya counter positif (menangkap, menambah powernya, lalu disebar), ancaman Fir'aun yang sadis-sadis (dipenjara bagi yang percaya Musa begitu saja) gertak sambal tak terjadi (kecuali membunuh bayi-bayi lelaki, itu di Al-Quran memang dijelaskan sebagai cobaan yang berat, kemungkinan keputusan dewan, dan bayi masih belum sadar dosa, belum memaknai dendam dan rasa sakit saat dibunuh).

dilihat dari dialog-dialog, kita bisa mengkira-kira kapasitas otak/intelejensi Fir'aun untuk sekedar memahami siapa Tuhan Semesta Alam yang dimaksud Musa, dia paham sebenarnya, tapi sengaja &quot;mengkafirkan diri&quot; didepan rakyat, mungkin agar jadi contoh bahwa dia orang zalim, atau sebagai kontra dia justru MENSUKSESKAN MISI PUTRANYA tersebut. ada Musa ada Fir'aun.

saya pernah baca Mahabharata, skill (rela angkuh) seperti ini cuma ada di golongan ksatria (cek wiki: Karna).

lalu bagaimana perasaan seorang ayah (Fir'aun) saat dikritik anaknya sendiri (Musa)? mungkin yang ada dibenaknyna begini: &quot;ini Musa putraku, dilihat dari semangatnya yang teguh, sebenarnya apa maksud dia, apakah dia ingin membuktikan diri sebagai lelaki sejati, atau anak sayang ayah&quot;. seperti itulah kira-kira hati seorang ayah. kelak jika kita jadi bapak lalu dikritik pedas oleh anak, pasti akan paham perasaan ini. saya belum jadi bapak, jadi tanya ke bapak/eyang kita saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>masih curiga oh curiga psikoanalis. mohon maaf dilanjutkan sedikit. mungkin bisa buat contoh yang suka psikologi.</p>
	<p>[26:23] Fir&#8217;aun bertanya: &#8220;Siapa Tuhan semesta alam itu?&#8221;</p>
	<p>[26:25] Berkata Fir&#8217;aun kepada orang-orang sekelilingnya: &#8220;Apakah kamu tidak mendengarkan?&#8221;</p>
	<p>[43:51] Dan Fir&#8217;aun berseru kepada kaumnya (seraya) berkata: &#8220;Hai kaumku, bukankah kerajaan Mesir ini kepunyaanku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku; maka apakah kamu tidak melihat(nya)?</p>
	<p>hehehe malah tanya dia, orang jahat menjawab &#8220;ngawur kamu!&#8221; diakhiri dengan membunuh. lha ini rakyatnya yang disuruh mendengar, pihak dikritik biasanya menyuruh &#8220;diam!&#8221;. dunia tahu emang dia raja mesir, kalimatnya malah cenderung sopan jika dikatakan sebagai perlawanan.</p>
	<p>Fir&#8217;aun seperti intelek yang pura-pura oon, dialognya counter positif (menangkap, menambah powernya, lalu disebar), ancaman Fir&#8217;aun yang sadis-sadis (dipenjara bagi yang percaya Musa begitu saja) gertak sambal tak terjadi (kecuali membunuh bayi-bayi lelaki, itu di Al-Quran memang dijelaskan sebagai cobaan yang berat, kemungkinan keputusan dewan, dan bayi masih belum sadar dosa, belum memaknai dendam dan rasa sakit saat dibunuh).</p>
	<p>dilihat dari dialog-dialog, kita bisa mengkira-kira kapasitas otak/intelejensi Fir&#8217;aun untuk sekedar memahami siapa Tuhan Semesta Alam yang dimaksud Musa, dia paham sebenarnya, tapi sengaja &#8220;mengkafirkan diri&#8221; didepan rakyat, mungkin agar jadi contoh bahwa dia orang zalim, atau sebagai kontra dia justru MENSUKSESKAN MISI PUTRANYA tersebut. ada Musa ada Fir&#8217;aun.</p>
	<p>saya pernah baca Mahabharata, skill (rela angkuh) seperti ini cuma ada di golongan ksatria (cek wiki: Karna).</p>
	<p>lalu bagaimana perasaan seorang ayah (Fir&#8217;aun) saat dikritik anaknya sendiri (Musa)? mungkin yang ada dibenaknyna begini: &#8220;ini Musa putraku, dilihat dari semangatnya yang teguh, sebenarnya apa maksud dia, apakah dia ingin membuktikan diri sebagai lelaki sejati, atau anak sayang ayah&#8221;. seperti itulah kira-kira hati seorang ayah. kelak jika kita jadi bapak lalu dikritik pedas oleh anak, pasti akan paham perasaan ini. saya belum jadi bapak, jadi tanya ke bapak/eyang kita saja.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: adjipamungkas</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1489</link>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 22:06:19 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1489</guid>
					<description>hehehe..hati hati mas, &quot; keliaran nalar bisa menjadi waham yang menyesatkan ! &quot;.semoga pencerahannya mendapatkan hikmah yang berguna buat kembali bertaubat kepada Allah.
Please don't try like fir'aun....its very..very..dangerous..:mrgreen:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>hehehe..hati hati mas, &#8221; keliaran nalar bisa menjadi waham yang menyesatkan ! &#8220;.semoga pencerahannya mendapatkan hikmah yang berguna buat kembali bertaubat kepada Allah.<br />
Please don&#8217;t try like fir&#8217;aun&#8230;.its very..very..dangerous.. <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: hamba</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1488</link>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 21:12:58 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1488</guid>
					<description>artikel yang mencerahkan, saya jadi ingat tentang pengalaman pribadi yang mungkin berkaitan tapi agak sedikit ekstrim, dan ingin berbagi:

satu-satunya INDIVIDU antagonis di Al-Quran hanya Fir'aun. individu antagonis artinya menunjuk seseorang dengan cap jahat tanpa aling-aling. biasanya kalau ada cap musyrik zalim syirik dsb kan pakai golongan kelompok. misal: gerombolan ini begini, golongan itu zalim, pemuda-pemuda ini dsb. jarang sekali individu disebut kalau tidak sangat penting banget.

saya bolak-balik mencermati dialog Musa dengan Fir'aun di Al-Quran. ternyata... semua inti kalimat yang dikatakan Musa &quot;ditangkap&quot; Fir'aun lalu diulang ditanyakan ke masyarakat atau rakyatnya. bukanya ditelan mentah atau dipikirin sendiri lalu membunuh Musa langsung, namun semua esensi dialog termasuk jawaban dari Musa diperluas ke rakyat oleh Fir'aun. saat ada penasehat Fir'aun berkata &quot;bunuh Musa&quot;. Fir'aun enggan dan bernanti-nanti biarin aja dulu, dengan alasan &quot;agar rakyat tau sendiri bahwa Musa gila&quot; kata Fir'aun.

INTINYA SAYA AGAK &quot;CURIGA&quot;. FIR'AUN ITU SEBENARNYA SEORANG &quot;NABI&quot; PERAN JAHAT/ZALIM. YANG SEBENARNYA SE-MISI DENGAN MUSA TANPA DIKETAHUI MUSA. ADA MUSA ADA FIR'AUN.


tapi pemberian cap zalim pada INDIVIDU itu (Fir'aun) pun masih saya nilai halus karena itu pun ternyata masih gelar seorang raja (Pharaoh). Al-Quran benar-benar tidak sembarangan menyebut nama seorang individu. dan akhirnya pun INDIVIDU tersebut (Fir'aun) menerima tuhannya Musa (beriman) pas mau tenggelam.

walahu'alam</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>artikel yang mencerahkan, saya jadi ingat tentang pengalaman pribadi yang mungkin berkaitan tapi agak sedikit ekstrim, dan ingin berbagi:</p>
	<p>satu-satunya INDIVIDU antagonis di Al-Quran hanya Fir&#8217;aun. individu antagonis artinya menunjuk seseorang dengan cap jahat tanpa aling-aling. biasanya kalau ada cap musyrik zalim syirik dsb kan pakai golongan kelompok. misal: gerombolan ini begini, golongan itu zalim, pemuda-pemuda ini dsb. jarang sekali individu disebut kalau tidak sangat penting banget.</p>
	<p>saya bolak-balik mencermati dialog Musa dengan Fir&#8217;aun di Al-Quran. ternyata&#8230; semua inti kalimat yang dikatakan Musa &#8220;ditangkap&#8221; Fir&#8217;aun lalu diulang ditanyakan ke masyarakat atau rakyatnya. bukanya ditelan mentah atau dipikirin sendiri lalu membunuh Musa langsung, namun semua esensi dialog termasuk jawaban dari Musa diperluas ke rakyat oleh Fir&#8217;aun. saat ada penasehat Fir&#8217;aun berkata &#8220;bunuh Musa&#8221;. Fir&#8217;aun enggan dan bernanti-nanti biarin aja dulu, dengan alasan &#8220;agar rakyat tau sendiri bahwa Musa gila&#8221; kata Fir&#8217;aun.</p>
	<p>INTINYA SAYA AGAK &#8220;CURIGA&#8221;. FIR&#8217;AUN ITU SEBENARNYA SEORANG &#8220;NABI&#8221; PERAN JAHAT/ZALIM. YANG SEBENARNYA SE-MISI DENGAN MUSA TANPA DIKETAHUI MUSA. ADA MUSA ADA FIR&#8217;AUN.</p>
	<p>tapi pemberian cap zalim pada INDIVIDU itu (Fir&#8217;aun) pun masih saya nilai halus karena itu pun ternyata masih gelar seorang raja (Pharaoh). Al-Quran benar-benar tidak sembarangan menyebut nama seorang individu. dan akhirnya pun INDIVIDU tersebut (Fir&#8217;aun) menerima tuhannya Musa (beriman) pas mau tenggelam.</p>
	<p>walahu&#8217;alam
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: adjipamungkas</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1320</link>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2008 16:15:45 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1320</guid>
					<description>ada lagi ...ada saja ...orang iseng.. asal komen :cry:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>ada lagi &#8230;ada saja &#8230;orang iseng.. asal komen  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Gnome Adit</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1281</link>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 21:35:03 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1281</guid>
					<description>judulnya ganti aja ma &quot;mendadak dangdut&quot; dijamin pool
:twisted:

</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>judulnya ganti aja ma &#8220;mendadak dangdut&#8221; dijamin pool<br />
 <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_twisted.gif' alt=':twisted:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: herasamo</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1270</link>
		<pubDate>Fri, 29 Feb 2008 17:40:14 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1270</guid>
					<description>saya sudah membeli buku GURU SEJATI &amp;amp; MURIDNYA terjemahan pak herry..buku yang bagus...semoga kegelisahan2 saya selama ini mengantarkan saya pada kesejatian...sejujurnya,beberapa hari yg lalu saya dibuat kesal oleh seorang teman yg mengatakan &quot;&quot;mumpung belum kiamat lho..&quot;&quot;&quot; hanya karena saya tidak ikut taklim manapun yg dia tawarkan...:sad: menurut pak herry saya harus bersikap bagaimana ya?? o,y, saya seorang perempuan pak:cry::cry::cry::cry::cry:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>saya sudah membeli buku GURU SEJATI &amp; MURIDNYA terjemahan pak herry..buku yang bagus&#8230;semoga kegelisahan2 saya selama ini mengantarkan saya pada kesejatian&#8230;sejujurnya,beberapa hari yg lalu saya dibuat kesal oleh seorang teman yg mengatakan &#8220;&#8221;mumpung belum kiamat lho..&#8221;"&#8221; hanya karena saya tidak ikut taklim manapun yg dia tawarkan&#8230; <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_sad.gif' alt=':sad:' class='wp-smiley' />  menurut pak herry saya harus bersikap bagaimana ya?? o,y, saya seorang perempuan pak <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' />  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' />  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' />  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' />  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Herry</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1263</link>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 02:31:49 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1263</guid>
					<description>sama-sama, pak her... :cool:</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>sama-sama, pak her&#8230;  <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_cool.gif' alt=':cool:' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: herasamo</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1261</link>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 18:17:45 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1261</guid>
					<description>benar2 pemberi pencerahan...terima kasih pak herry...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>benar2 pemberi pencerahan&#8230;terima kasih pak herry&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: ningrum</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1136</link>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 12:32:03 +0000</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-1136</guid>
					<description>Menarik sekali membaca tulisan anda, membuat sy benar2 merenung........terima kasih, tapi ada yang sedikit mengganjal saya, penggambaran anda tentang sosok Nabi kita bahwa beliau seseorang yang anti sosial dan mendadak kaya hanya karena menikahi janda kaya sepertinya tidak sesuai. Wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Menarik sekali membaca tulisan anda, membuat sy benar2 merenung&#8230;&#8230;..terima kasih, tapi ada yang sedikit mengganjal saya, penggambaran anda tentang sosok Nabi kita bahwa beliau seseorang yang anti sosial dan mendadak kaya hanya karena menikahi janda kaya sepertinya tidak sesuai. Wass
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Anonymous</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-671</link>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2007 11:37:18 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-671</guid>
					<description>hai
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>hai
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: memeth</title>
		<link>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-670</link>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2007 20:19:15 +0100</pubDate>
		<guid>http://suluk.blogsome.com/2005/09/20/waham-kesolehan-waham-kekasih-allah-waham-pembimbing-spiritual/#comment-670</guid>
					<description>Kang Herry...
saya sangat bersyukur pd Allah. Dia bener2 menunjukkan jalan dengan mempertemukan saya dg Kang Herry . suatu 'kebetulan' a la Celestine Prophecy. 
Pas saya baca tulisan2 Kang Herry dan teman2, saya seperti musafir yg menemukan oase. sudah bbrp waktu saya merasakan kegelisahan teramat sangat, dan juga bbrp masalah pribadi yg bikin makin bingung. alhamdulillah, ujian dariNya telah membuat saya menemukan anugerahNya.:mrgreen:
Kang, kebetulan bgt saya tu lg tertarik dg tasawwuf, psikologi sufi, dan psikologi transpersonal. Lhadalah kok ketemu panjenengan.:grin:
ada bbrp pertanyaan yg ingin saya diskusikan, bisa gak kl lewat japri ??
trus, menurut Kang Herry, gimana pandangan tasawwuf mengenai seks. dan apa pendapat Kang Herry tentang saudara2 kita para waria dan juga kaum gay??
kebetulan, saya tu lg belajar psikologi. ada bbrp fenomena yang saya pengen tahu perspektifnya dari segi tasawwuf. krn dipsikologi, hal tersebut bukan lg penyimpangan asal yg bersangkutan mencapai aktualisasi diri dan kebahagiaan. nah, bahagia itu yg seperti apa ? krn setahu saya, para ustad kebanyakan jijik dan haram dengan kaum waria dan gay. saya kasiandengan mereka, seolah seperti wabah, dijauhi sehingga tidak mendapat siraman rohani yg menyejukkan kegelisahan mereka (saya yakin, mereka dilanda kegelisahan yg teramat sangat).
untuk sementara sekian dulu.
bravo Kang Herry, semoga sll dlm lindungan Allah SWT.
eh satu lg, pengen tau ttg Yayasan Paramartha. dimana ya??</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Kang Herry&#8230;<br />
saya sangat bersyukur pd Allah. Dia bener2 menunjukkan jalan dengan mempertemukan saya dg Kang Herry . suatu &#8216;kebetulan&#8217; a la Celestine Prophecy.<br />
Pas saya baca tulisan2 Kang Herry dan teman2, saya seperti musafir yg menemukan oase. sudah bbrp waktu saya merasakan kegelisahan teramat sangat, dan juga bbrp masalah pribadi yg bikin makin bingung. alhamdulillah, ujian dariNya telah membuat saya menemukan anugerahNya. <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
Kang, kebetulan bgt saya tu lg tertarik dg tasawwuf, psikologi sufi, dan psikologi transpersonal. Lhadalah kok ketemu panjenengan. <img src='http://suluk.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':grin:' class='wp-smiley' /><br />
ada bbrp pertanyaan yg ingin saya diskusikan, bisa gak kl lewat japri ??<br />
trus, menurut Kang Herry, gimana pandangan tasawwuf mengenai seks. dan apa pendapat Kang Herry tentang saudara2 kita para waria dan juga kaum gay??<br />
kebetulan, saya tu lg belajar psikologi. ada bbrp fenomena yang saya pengen tahu perspektifnya dari segi tasawwuf. krn dipsikologi, hal tersebut bukan lg penyimpangan asal yg bersangkutan mencapai aktualisasi diri dan kebahagiaan. nah, bahagia itu yg seperti apa ? krn setahu saya, para ustad kebanyakan jijik dan haram dengan kaum waria dan gay. saya kasiandengan mereka, seolah seperti wabah, dijauhi sehingga tidak mendapat siraman rohani yg menyejukkan kegelisahan mereka (saya yakin, mereka dilanda kegelisahan yg teramat sangat).<br />
untuk sementara sekian dulu.<br />
bravo Kang Herry, semoga sll dlm lindungan Allah SWT.<br />
eh satu lg, pengen tau ttg Yayasan Paramartha. dimana ya??
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
