Suluk .:. Bayangan Sekeping Cermin…™

Saturday, February 26, 2005

Perintah Iqro’ Sebagai Ayat Pertama Yang Turun

[TANYA]

Dalam Q.S. 96:1, ayat yang pertama sekali diturunkan pada manusia, diperintahkan: ‘Iqro’ (bacalah)!’ Apanya sebenarnya yang yang harus di baca? “Iqro’ “ itu membaca seperti apa? Rasanya bukan sekedar perintah membaca seperti membaca buku.

[JAWAB]

Memang terlalu mudah untuk mengartikan makna ayat yang pertama turun tersebut sebagai perintah supaya rajin belajar, misalnya. Bagaimana dengan orang miskin di hutan, misalnya, yang kebetulan tidak memperoleh kesempatan belajar membaca semenjak kecil hingga hari tuanya?
(selanjutnya…)

Tujuan Diciptakannya Manusia

[TANYA]

Sebenarnya untuk apa kita ini (manusia) diciptakan-Nya? Apa sebenarnya yang menjadi tujuan-Nya?

[JAWAB]

Setiap penciptaan sesuatu, pastilah punya tujuan. Seperti sama-sama telah kita ketahui, tiada sesuatupun diciptakan-Nya tanpa tujuan (QS. 3:191). Lalu apakah tujuan penciptaan kita (manusia) di bumi ini oleh Allah Ta’ala? Hal ini sangat penting sekali kita ketahui apabila kita ingin berjalan di muka bumi ini sesuai dengan apa kehendak sang pencipta.

Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa tujuan penciptaan manusia ada 3 (tiga) yaitu:
(selanjutnya…)

Thursday, February 24, 2005

Bagaimana Memahami Al-Qur’an? (Makna ‘Al-Muthahharuun’ dan ‘Hudan Lin-Naas’)

[TANYA]

Saya tertarik dengan bunyi ayat (56: 77-79), ada yang menafsirkan bahwa makna disucikan adalah kita harus berwudhu dulu sebelum menyentuh al-qur’an. nah yang jadi pertanyaan saya, kan katanya al-qur’an itu hudan lin-naas (petunjuk kepada semua manusia), trus gimana donk dengan yg tidak menganut agama islam, mereka kan ga wudhu tuh ?

[JAWAB]

1. AL-MUTHAHHARUUN

Kita lihat ayat itu:

“[QS - 56 : 79]. Dan tidak menyentuhnya kecuali ‘Al-Muthahharuun’ (hamba-hamba yang disucikan)”

Benar, banyak yang menafsirkan Al-Mutahharun itu sebagai ‘mereka yang telah berwudhu’ sehingga ‘harus berwudhu’ terlebih dahulu.’
(selanjutnya…)

Sunday, February 20, 2005

Mengapa Air Liur Anjing Diharamkan?

[TANYA]

Kenapa anjing diharamkan liurnya? Bukankah anjing merupakan hewan yang terdekat dengan bangsa manusia, sedemikian setianya, bahkan bersedia mati untuk tuannya?”

[JAWAB]

Saya pernah mendapatkan jawaban persoalan ini dari seorang yang telah memiliki ‘dzauq’, kalbunya telah sedemikian bersih dan mendapatkan pemahaman ketika ia berdoa untuk diberi pemahaman. Ketika itu ia sedang menerangkan makna dan maksud beberapa ayat di Qur’an, dan beliau menggunakan kisah ini sebagai ilustrasi bahwa setiap hukum fiqh yang ditetapkan di Qur’an maupun Hadits senantiasa ada sebab yang melandasinya hingga ke level primordial, bukan hanya didasari alasan-alasan kesehatan, kebaikan, dan lain-lain. Sedemikian mulia dan kompleksnya Allah, demikian indahnya sehingga hal-hal sekecil apapun dalam ciptaan-Nya sebenarnya ada kaitan-kaitannya.
(selanjutnya…)

Saturday, February 19, 2005

Benarkah Manusia Adalah Makhluk Yang Paling Mulia?

[TANYA] Mengapa dahulu, pada saat penciptaan manusia, malaikat yang terbuat dari cahaya, bersujud pada Adam yang hanya terbuat dari tanah? Bukankah cahaya lebih mulia dari tanah?

[JAWAB] Dalam diri manusia yang telah disempurnakan Allah sebagai manusia sejati (insan kamil) terdapat secuil ‘unsur yang sangat mulia,’ yaitu yang dibahasakan dalam Al Qur’an sebagai ‘Ruhul Quds’. Ruhul Quds bukanlah malaikat Jibril a.s., Jibril disebut sebagai Ruhul Amin, bukan Ruh Al-Quds. Ruh Al-Quds juga dikenal dengan sebutan Ruh min Amr, atau Ruh dari Amr Allah (Amr = urusan, tanggung jawab). Dalam agama saudara-saudara dari nasrani, disebut Roh Kudus.

Ruh-Nya atau Ruhul Quds ini bukan dalam pengertian bahwa Allah memiliki ruh yang menghidupkan-Nya seperti kita. Ruh ini merupakan ruh ciptaan-Nya, sebagaimana ruh yang menjadikan diri kita hidup sekarang, namun dalam martabat tertingginya, dalam tingkatannya yang paling agung dan paling dekat kepada Allah.

Setiap ciptaan memiliki ruh. Manusia (ruh insani), tanaman (ruh nabati), hewan (ruh hewani), bahkan benda mati pun memilikinya. Atom-atom dalam benda mati sebenarnya ‘hidup’ dan terus berputar, dan ruh bendawi inilah yang menjadikannya ‘hidup’. Namun ruh-ruh ini bukanlah ruh dalam martabat tertingginya seperti Ruh Al-Quds.
(selanjutnya…)

Friday, February 18, 2005

Apakah ‘Hadits Qudsi itu’? Mengapa tidak ada dalam Al-Qur’an?

[TANYA]

Apakah ‘hadist qudsi’ itu? dan knapa perkataan Alloh dalam hadist tsb tdk masuk dlm alquran.. mohon penjelasannya…terimakasih .. wass…

[JAWAB]

Wa alaykumus Salaam Wr Wb

Mengenai ‘hadits qudsi’, untuk memahaminya perlu terlebih dahulu memahami struktur insan, karena pemahamannya sangat terkait dengan struktur diri kita ini. Penjelasan struktur insan ini, sudah barang tentu, terlalu panjang untuk dibahas hanya melalui satu dua e-mail saja.

Tapi penjelasan sederhananya adalah begini. (selanjutnya…)

Wednesday, February 9, 2005

Cangkir Sang Ujian

Cangkir Sang Ujian

© 2004 — Herry Mardian

Engkaukah itu, Sang Ujian?
tersenyum, seperti bidadari
yang menunggu di balik sinar mentari pagi
pada setiap hari yang baru

Titik air matamu
ketika kau di utus pada kami

“Tapi aku hanya utusan,” katamu menangis
ketika semua benci padamu
dan campakkan cangkir dari tanganmu

Takdirmu perih.
Senyummu pedih.
Tapi engkau, sang kekasih yang luka,
tak hirau air matamu.

Tanganmu tetap melambai, santun memanggil

“Ayo, ke mari. Minumlah. Jangan ragu.
Ini, kubawakan untukmu secangkir iman. Dari Tuhan.”

(HerryMardian, 09022004, 17:41)

eXTReMe Tracker
'SULUK .:. BAYANGAN SEKEPING CERMIN ™' © 2006 by Herry Mardian  |  Seluruh isi situs ini ada di bawah lisensi Creative Commons License.
Dilarang mengutip untuk tujuan komersial (termasuk buku), atau tanpa mencantumkan sumber, nama penulis, dan link ke sumber tulisan.
Indonesia Top Blog Religion Blogs - Blog Top Sites